Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pura Porak Poranda, Jalur Lalu Lintas Macet

Beritabali.com, Negara

Rabu, 15 Desember 2010, 17:50 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Angin kencang yang melanda Jembrana membuat sejumlah kerusakan. Meru Pura Brangbang Agung porak poranda dan pohon-pohon perindang di tepi jalan tumbang sehingga memacetkan jalur lalu lintas.

Setelah diguyur hujan lebat terus menerus selama beberapa hari, kali ini tiupan angin kencang melanda Jembrana. Sejumlah pohon perindang di jalur Denpasar Gilimanuk bertumbangan sehingga arus lalu lintas sempat macet total.

Di jalur Denpasar Gilimanuk di ruas jalan yang masuk wilayah Banjar Anyar, Penyaringan, Mendoyo, sedikitnya ada delapan pohon perindang jalan tumbang dan menutupi separuh badan jalan sehingga jalur lalu lintas sempat tersendat.

Selain di wilayah Penyaringan, pohon perindang juga bertumbangan di daerah Cekik, Gilimanuk, Melaya. Belasan pohon yang tumbuh di sisi utara jalan Denpasar-Gilimanuk bertumbangan. Bahkan dua pohon sonokeling berukuran besar yang roboh sempat membuat jalur Denpasar Gilimanuk macet total lantaran batangnya melintang di jalan.

Saat tumbang pohon sonokeling, tersebut menimpa bagian depan bus Damri DK 9142 AB. Akibatnya bagian depan bus yang dikemudikan Suwandi dan memuat 20 penumpang dengan tujuan Denpasar itu ringsek dan kacanya retak.

�Saat kenadian angin sangat kencang. Pepohonan di hutan sangat keras bergoyang dan tiba-tiba pohon sonokaling itu roboh. Saya kaget dan langsung menginjak rem. Namun bagian depan bus tertimpa dahan pohon itu hingga ringsek,� ujar Suwandi.

Selain menumbangkan pohon, angin kencang juga membuat bangunan meru di sisi timur Pura Berangbang Agung, Banjar Munduk Tumpeng , Berangbang, Negara porak poranda.

Meru bertingkat sembilan di pura yang akan menggelar piodalan pada lima hari lagi ini hanya tersisa bagian dasarnya saja. Nengah Sudama, Bendesa Pakraman Berangbang mengaku akan menggelar paruman tokoh desa dan pemangku pura untuk membahas musibah ini dan kelanjutan upacara piodalan.

�Malam nanti kami selenggarakan paruman membahas musibah ini dan kelangsungan upacara piodalan,� ujarnya, Rabu (15/12). Robohnya bangunan meru Pura Brangbang Agung mendapat perhatian serius Penjabat Bupati Jembrana, IGM Sunendra.

Bersama sejumlah pejabat, Sunendra langsung bertandang ke lokasi musibah. �Mari kita jadikan musibah ini sebagai peringatan dari Tuhan sebagai bentuk koreksi atas berbagai sikap kita agar nantinya bisa menjadi lebih baik, �pesannya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami