Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Sekretaris PKB Diancam Dipolisikan

Beritabali.com, Negara

Rabu, 15 Desember 2010, 19:46 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Suhu politik di Jembrana menjelang coblosan kian memanas. Setelah sempat diwarnai baku hantam antar pendukung kandidat kini giliran Sekretaris PKB Jembrana, Sukirman terancam terseret perkara hukum.

Pernyataan Sukirman yang juga Ketua Asosiasisi Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Kabupaten Jembrana, terkait adanya Pengawas Pemilu Lapangan (PPL) tidak netral karena memfasilitasi pasangan cabup-cawabup Pilkada Jembrana 2010 membuat para PPL meradang.

Tudingan Sukirman tersebut dibahas serius pada Rapat Kerja (Raker) Pemungutan Dan Penghitungan Suara Pilkada Jembrana yang digelar Panwaslu Jembrana di salah stau hotel di kawasan Kecamatan Negara, Jembrana, Rabu (15/12).

Dalam raker yang dihadiri oleh seluruh PPL tersebut terlontar kalau semua PPL merasa tersinggung dengan pernyataan Sukirman tersebut. �Kami merasa tersinggung dengan pernyataan tersebut sehingga dalam raker ini kami membuat kesepakatan yang terdiri dari lima point,� ujar Wayan Suartama, Ketua PPL Desa Asah Duren, Pekutatan, Rabu (15/12).

Kelima point kesepakatan itu antara lain, membantah pernyataan Sukirman itu karena selama ini PPL tidak pernah memfasilitasi kandidat manapun. Jika memang Sukirman bisa membuktikan pernyataannya itu, PPL akan minta maaf dan siap menerima sanksi dari Panwaslu.

Namun sebaliknya, jika Sukirman tidak bisa membuktikan pernyataannya itu, berarti Sukirman telah mencemarkan nama baik institusi. �Kalau tidak bisa dibuktikan, kami menuntut agar yang bersangkutan meminta maaf melalui media massa atau langsung kepada Ketua Panwaslu. Kalau mau minta maaf, kamipun akan memaafkan. Namanya manusia kan tidak luput dari kesalahan,� beber Suartama.

Jika Sukirman tidak mau meminta maaf kendati pernyataan yang diucapkannya itu tidak terbukti, PPL akan menempuh jalur hukum karena Sukirman dianggap tidak bertanggung jawab atas pernyataannya.

Sementara itu, hingga berita ini ditulis Sukirman belum berhasil dikonfirmasi. Beberapa kali dikontak melalui ponselnya namun dalam keadaan tidak aktif. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami