Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Doa Bersama, Dua Kandidat Absen, Panitia Kecewa

Beritabali.com, Negara

Rabu, 22 Desember 2010, 15:55 WITA Follow
Beritabali.com

image.google.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, JEMBRANA.

Doa perdamaian yang digelar Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (Gamki) yang menggandeng Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKUB) menjelang dihelatnya Pilkada Jembrana 2010 mendatang, berbuah kekecewaan pada panitia. Panitia mengaku kecewa lantaran undangan yang disampaikan kepada empat pasangan kandidat, dua diantaranya dicueki.

Dari informasi yang dihimpun, Rabu (22/12) menyebutkan, doa bersama tersebut digelar di sebuah rumah makan terkenal di Jembrana, Selasa (21/12) malam.

�Saya merasa kecewa sekali atas ketidakhadiran dua kandidat pasangan calon dalam acara ini. Sebelumnya saya sudah sempat menghubungi katanya akan datang, tapi tidak hadir,� kesal ketua panitia acara, Adam Bunga ketika dihubungi Rabu (22/12).

Menurut Bunga, acara ini diselenggarakan hanay untuk mendoakan agar penyelenggaraan Pilkada Jembrana berlangsung lancar. Kekecewaan juga keluar dari mulut, Kismo. Penasehat Gamki ini mengaku sebelum menggelar acara doa bersama ini, pihaknya sudah menghubungi tim sukses masing-masing kandidat.

�Tapi apa boleh buat, hanya Patriana-Subanda yang hadir. Jayanegara hanya mengutus Cipta Negara. Paket Densus oleh tim suksesnya dikatakan masih di luar kota. Sedangkan paket Abang, memang sejak awal menyatakan tidak hadir karena ada acara yang tidak bisa ditinggalkan,� bebernya.

Penjabat Bupati Jembrana, I GM Sunendra yang hadir dalam kesempatan tersebut mengatakan doa bersama ini diharapkan dapat memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, guna meningkatkan hak dan kewajibannya dalam berbangsa dan bernegara.

�Khusus kepada kandidat kami berpesan agar dalam melaksanakan sosialisasi dan kampanye, tetap berpedoman pada peraturan dan norma etika yang berlaku serta tidak mengembangkan kampanye hitam,� pesannya. (dey)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami