Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Kemacetan di Kuta Dikeluhkan Wisatawan

Minggu, 2 Januari 2011, 15:57 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BADUNG.

Sebagai daerah tujuan wisata favorit, kawasan wisata Kuta seringkali diwarnai kemacetan. Di musim libur panjang Natal dan Tahun Baru, kemacetan di kawasan wisata ini semakin parah dan dikeluhkan wisatawan.Keluhan atas kemacetan yang parah di kawasan wisata pantai Kuta antara lain disampaikan Noviharto (39) seorang wisatawan asal Jakarta. Noviharto mengaku mulai tidak nyaman berkunjung ke Kuta karena ruas jalan di sana macet parah di musim libur.

"Kalau naik mobil dari Denpasar menuju Kuta, kemacetan sudah saya alami mulai jalan Imam Bonjol hingga jalan raya Kuta. Memasuki kawasan wisata Kuta, kemacetan tambah parah, mulai jalan raya Kuta di sekitar Joger, jalan Bakung Sari, hingga jalan Pantai Kuta. Kaki sampai sakit injak kopling mobil," ujarnya saat ditemui di Pantai Kuta, hari ini (2/1).

Noviharto mengaku terpaksa rela antre terjebak kemacetan agar bisa sampai di Pantai Kuta. "Kata orang, kalau belum sampai di Pantai Kuta, belum pernah ke Bali katanya, makanya saya rela macet-macetan hingga berjam-jam meski sudah sangat tidak nyaman," imbuhnya.Keluhan serupa juga disampaikan Yuni Damayanti (29), wisatawan asal Semarang.

Yuni juga mengaku sudah tidak nyaman berwisata ke kawasan wisata Kuta karena kemacetan yang sudah parah. "Keluar dari Bandara Ngurah Rai kemacetan sudah terlihat. Jika lewat jalan di simpang patung Dewa Ruci Kuta juga sudah mulai krodit. Belum lagi jalan raya Kuta hingga jalan arah menuju Pantai Kuta, macetnya nyebelin. Mau liburan malah stres kena macet," urainya.

Baik Noviharto maupun Yuni berharap agar Pemerintah Provinsi Bali segera mencari solusi guna mengatasi persoalan kemacetan di wilayah Kuta dan sekitarnya.Jika tidak segera dicarikan solusi, dikhawatirkan Kuta akan mulai ditinggalkan para wisatawan yang tidak mau terjebak dengan kemacetan di saat sedang bersantai menikmati liburan.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami