Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 16 Mei 2026
Dikunjungi Malam Hari, Tas Kresek Ditaruh Di Bawah Pohon
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Kehadiran Winasa di Rutan Negara tidak hanya membuat rutan satu-satunya di Jembrana tersebut menjadi ramai oleh kunjungan simpatisan Winasa. Sejumlah kejanggalan sempat terjadi ketika Winasa memasuki sel tahanan, Rabu (26/1) kemarin. Kejanggalan diawali ketika ada seorang pengunjung yang membesuk Winasa pada malam hari dengan membawa sesuatu dalam dua bungkusan tas kresek hitam padahal saat itu bukan jam berkunjung resmi.
Namun karena keburu kepergok dan disoraki warga sekitar, pengunjung tersebut tidak sempat masuk Rutan. Bungkusan yang diduga berisi obat-obatan dan makanan itu lalu ditaruh di bawah pohon ketapang yang tumbuh di halaman Rutan. "Tidak berselang lama tiba-tiba seorang petugas keluar mengambil dua bungkusan tersebut. Tapi setelah kami soraki, tiba-tiba dia ngacir tanpa membawa bungkusan tersebut," ujar Ketut Sujana yang juga anggota Forum LSM Jembrana, saat ditemui di halaman Rutan Negara, Kamis, (27/1).
Namun hal tersebut dimentahkan oleh Kepala Pengamanan Rutan Negara, Made Ardana. Saat ditemui awak media, Kamis (27/1), Ardana membantah kalau ada pengunjung datang pada malam hari membawa sesuatu dalam bungkusan dua tas kresek tesebut.Menurutnya, saat malam hari tidak ada lagi jam berkunjung karena sudah ada jadwalnya. "Saya pantau malam hari tidak ada kunjungan atau yang meninggalkan bungkusan di bawah pohon. Masalah obat-obatan, kita juga punya perawat di Rutan," ujarnya.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1399 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1064 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 906 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 807 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik