Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pungli Di Rutan Negara Terkuak
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Ketatnya pengawasan yang dilakukan oleh LSM maupun warga di sekitar Rutan Negara pasca ditahannya mantan Bupati Jembrana, I Gede Winasa secara perlahan menguak berbagai pelanggaran atau penyimpangan yang terjadi di Rutan tersebut. Setidaknya, kalangan LSM mencatat ada tiga pelanggaran atau penyimpangan yang terjadi.
Koordinator Porda LSM Jembrana, I Ketut Sujana, Senin (31/1) mengungkapkan penyimpangan atau pelanggaran itu diantaranya ada oknum sipir menerima uang Rp. 2.000 dari pembesuk." Pembesuk memberi uangnya dengan cara dilempar tapi sipir itu bilang tidak dilempar," ujar Sujana.
Selain pungli, Sujana juga mencatat adanya mobil pribadi yang bebas keluar masuk Rutan Negara yang juga diantaranya mobil pribadi milik petugas.
"Mobil petugas itu dimasukkan untuk dicucinya oleh tahanan," terang Sujana. Selain itu, kata Sujana, juga diduga ada wanita misterius yang diselinapkan masuk Rutan Negara guna menemui Winasa.
Kepala Rutan Negara, Slamet Supartono ketika ditemui awak media, Senin (31/1) mengatakan dirinya sudah memerintahkan Kasubsi Pelayanan Tahanan, I Putu Mardana untuk memeriksa dua tahanan yang satu sel dengan Winasa termasuk juga memeriksa Kepala Pengamanan, Made Ardana.
Supartono mengaku tidak segan-segan mengambil tindakan tegas kepada anak buahnya yang ketahuan melakukan tindakan melanggar aturan, misalnya dengan memberikan teguran tertulis."Semua pegawai di sini sudah saya ultimatum tidak boleh ada pungutan kepada pengunjung," tegas Slamet.
Untuk meyakinkan para pengunjung, Supartono juga mengaku sudah menempelkan kertas semacam pengumuman di sebelah kiri pintu Rutan yang menerangkan kalau kunjungan tidak dipungut biaya.
Terkait dugaan ada wanita yang diselinapkan, Slamet memastikan tidak ada karena selain pengamanan di rutan berlapis, juga pegawainya yang jaga saat itu sudah membuat sumpah bahwa memang tidak ada wanita yang diselinapkan.
Sementara terkait adanya mobil yang masuk ke Rutan, Supartono mengakuinya. Di dalam rutan ada kran yang digunakan untuk mencuci mobil milik pegawai Rutan."Mulai sekarang saya sudah instruksikan agar mobil jangan lagi dibawa atau dicuci di dalam Rutan," katanya.
Slamet juga menambahkan, jauh sebelum kehadiran Winasa di rutan Negara, pihaknya sudah mengumpulkan semua jajarannya agar berlaku sama terhadap semua tahanan."Ketika Pak Winasa datang, saya juga sudah bicara yang intinya tidak ada perlakuan istimewa terhadapnya," kata Supartono.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4648 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan