Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Demo Polda Bali, Ormas Tentang Vonis Gamba
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Keputusan Pengadilan Negeri Gianyar yang memvonis Roberto Gamba warga Italia selama 5 Bulan Penjara, ditentang keras puluhan mahasiswa yang tergabung dari berbagai elemen seperti dari perguruan kebatinan Sandhi Murti, KMHDI, Frontier, dan beberapa ormas lainnya.
Mereka datang ke Polda Bali, pada Selasa (01/02), guna menyampaikan aspirasi kekecewaan akan putusan tersebut. Bahkan, dalam penilaian para pendemo, kejahatan Roberto Gamba, terkait penadah pretima, sudah jelas sangat merugikan masyarakat Bali.
Puluhan massa dari berbagai elemen mendatangi Markas Polda Bali Jl Wr Supratman Denpasar sekitar pukul 11.30 Wita. Sebelumnya, mereka Long Marc dari parkir timur GOR Lilabuana Denpasar. Dalam orasinya mereka meminta Kejaksaan Negeri Gianyar mengajukan banding atas vonis bagi Gamba yang rencananya hari ini dia bebas. "Bunuh Gamba, bunuh Gamba," teriak puluhan pendemo.
Puluhan pendemo diterima langsung Kabid Humas Kombes Gde Sugianyar. Kepada Kombes Sugianyar, puluhan pendemo kecewa atas vonis yang dijatuhkan Kejaksaan Negeri Gianyar yang hanya memvonis Roberto Gamba 5 bulan penjara. Bahkan dikabarkan pada Rabu hari ini bule asal Italia bakal langsung menghirup udara bebas.
Menurut kordinator liputan pendemo, I Wayan Samara Cipta, Roberto Gamba telah merugikan Bali secara materiil. Bahkan lebih dari itu, perbuatan Roberto Gamba telah merusak tatanan dan keyakinan serta kepercayaan masyarakat Bali. Sepatutnya, kata Samara, Gamba dihukum seumur hidup.
"Hukuman yang dijatuhkan tidak akan bisa mengobati luka masyarakat Bali," tegasnya.Samara pun mendesak aparat penegak hukum didalam melaksanakan tugas dapat memahami nilai-nilai lokal yang ada di Bali. "Usut tuntas keseluruhan jaringan pencurian pratima di Bali. Tegakkan hokum sesuai aturan," ujar Samara.
Kombes Sugianyar menyambut baik kedatangan puluhan pendemo. Mantan Kapolres Balikpapan ini menghimbau kepada masyarakat, untuk memberikan informasi kepada polisi jika masih melihat ada jaringan kasus pretima yang belum terungkap. "Jika masyarakat mengetahui informasi soal pratima, laporkan ke aparat kepolisian," ungkapnya lantang didepan para pendemo.
Kombes Sugianyar juga menyampaikan penyesalannya terkait warga asing yang datang ke Bali bukan untuk ber pariwisata namun melakukan aksi kejahatan. Pun demikian, Kombes Sugianyar berjanji akan menyampaikan aspirasi para pendemo kepada Kapolda Bali Irjen Pol Hadiatmoko.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5887 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2586 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan