Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 26 Oktober 2026
Kejar-Kejaran, Seorang Perampok Terpaksa Didor
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Perampokan yang menimpa sebuah toko komputer di Jembrana berhasil digagalkan oleh teriakan penjaga toko. Polisi yang menerima laporan langsung melakukan pengejaran dan berhasil membekuk pelaku. Lantaran berusaha melarikan diri, seorang pelaku terpaksa ditembak.
Setelah diteriaki perampok oleh penjaga toko, Fatahila, perampok kabur menuju arah selatan. Saat dihubungi pemilik toko, Ketut Tulis, Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP. Ketut Suparta yang sedang ada di RSUD Negara dan langsung datang menuju TKP.
"Saya langsung menghubungi Kapolres dan jajaran Polsek untuk melakukan atensi terhadap mobil Kijang Nopol B 8755 ZF tersebut dan menutup semua akses jalan baik di dalam kota dan luar kota," kata Kasat Reskrim AKP. Ketut Suparta seizin Kapolres Jembrana, AKBP. Irfing Jaya, Jumat (11/2).
Upaya polisi untuk menutup semua jalan masuk tersebut ternyata manjur. Perampok yang berusaha kabur menuju Gilimanuk dihadang oleh penjagaan polisi di Cekik. Melihat ada penjagaan polisi, perampok putar haluan kembali ke arah timur menuju kota Negara.
Melihat buruannya berusaha meloloskan diri, polisi melakukan pengejaran. Aksi kejar-kejaran terhenti lantaran sesampainya di traffic light Jalan Udayana, Negara. Kendati dalam keadaan terdesak, salah seorang pelaku, Ngajono berusaha melarikan diri sehingga polisi terpaksa menghadiahi timah panas di paha kirinya.
"Saat beraksi, Asral berperan sebagai sopir dan diam di mobil, Suhadi naik di atas mobil dan Ngajono yang mencongkel rolling door," kata Kasat Reskrim Polres Jembrana, AKP. Ketut Suparta seijin Kapolres Jembrana, AKBP. Irfing Jaya, Jumat (11/2).
Dari tangan pelaku, kata Suparta, diamankan barang bukti berupa sejumlah uang, beberapa buah HP, kunci T, mobil, obeng dan beberapa peralatan lainnya yang diduga dipakai untuk beraksi oleh komplotan tersebut.
"Kuat dugaan mereka juga merupakan komplotan curanmor," terang Suparta. Ketiganya diancam dengan pasal 363 jo pasal 53 KUHP dengan ancaman tujuh tahun penjara.
Reporter: bbn/dey
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5887 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4617 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2586 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2230 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2206 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan