Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Ratusan Kendaraan Padati Pelabuhan Ketapang
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Jelang usainya perayaan Nyepi Isaka 1933, ratusan kendaraan mulai memadati pelabuhan ketapang sejak sabtu malam. mengantisipasi hal tersebut sekitar 100 personil kepolisian sudah disiagakan untuk mengamankan pelabuhan ketapang.
[pilihan-redaksi]
Berdasarkan informasi yang diterima dari beberapa pengurus bis, menurut rencana kendaraan yang akan melintas melalui penyebrangan ketapang akan disebrangkan pada pukul 04.00 pagi.
"Biasanya seperti tahun lalu akan disebrangkan pukul 04.00 diberangkatkan, dan pukul 05.00 atau jam 06.00 WITA akan sampai diPelabuhan Gilimanuk,"ujar eko salah satu pengurus bus.
Berdasarkan pengamatan yang dilakukan oleh beritabali.com, bahwa sampai berita ini dionlnekan, kendaraan sudah mulai memadati areal parkir pelabuhan sejak pukul 23.00 WIB, mulai dari kendaraan barang dan pribadi. Kendaraan roda 4 lebih mendominasi areal parkir ASDP sedangkan di dermaga LCM truk-truk barang juga sudah mulai mengantri di areal parkir.
Diperkirakan pukul 04.00 WIB merupakan puncak antrian di dua dermaga ini baik itu dari Dermaga poenyebrangan ASDP dan LCM.
Adanya antriannya jelang usai nyepi ini tentu saja mendatangkan berkah bagi para pedagang asongan, mereka juga memanfaatkan berkah Nyepi ini untuk berjualan berbagai macam makanan dan minuman bagi para penumpang kendaraan pribadi, yang akan mengantri dan menunggu berjam-jam lamanya untuk disebrangkan.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4930 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3419 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2142 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 856 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan