Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Jukung Mati Mesin, 4 Orang Dievakuasi di Benoa

Senin, 14 September 2026, 22:40 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali/ist/Jukung Mati Mesin, 4 Orang Dievakuasi di Benoa.

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Empat orang dievakuasi tim SAR setelah jukung yang mereka naiki mengalami mati mesin di Perairan Benoa, Senin (14/9/2026) sore.

Jukung tersebut mengalami mati mesin akibat kehabisan bahan bakar minyak (BBM) saat berada di tengah laut. Khawatir terbawa arus dan semakin menjauh dari daratan, para penumpang kemudian meminta bantuan untuk dievakuasi.

Setelah menerima laporan, Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar mengerahkan RIB 02 Denpasar yang membawa tiga personel menuju lokasi jukung.

"Laporannya kami terima pada pukul 15.50 Wita dari salah seorang korban atas nama Aca, bahwa jukung yang mereka sewa alami mati mesin akibat kehabisan BBM dan berada di tengah laut.dentitas 3 korban lainnya atas nama Zwa (30), Ketut (28) dan Dedek (35) Terang Wayan Juni Antara, Kasi Operasi dan Siaga SAR Kantor Pencarian dan Pertolongan Denpasar, Senin (14/9/2026) di Denpasar.

Tim SAR bergerak dari Pelabuhan Benoa pada pukul 16.10 WITA. Sekitar 25 menit kemudian, petugas berhasil menemukan posisi jukung yang mengalami masalah.

"Mempertimbangkan dari ukuran jukung yang kecil dan jarak yang tidak terlalu jauh, kami putuskan untuk menarik jukung hingga menuju ke Dermaga Pasir Pelabuhan Benoa," imbuhnya.

Proses evakuasi berlangsung hingga sekitar pukul 17.30 WITA. Seluruh korban berhasil dievakuasi dalam kondisi sehat dan kemudian tiba di Dermaga Pasiran Pelabuhan Benoa.

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/aga



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami