Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Perusahaan di Kuta Pulangkan Karyawan Lebih Cepat
BERITABALI.COM, BADUNG.
Warga masyarakat di Bali mendengar peristiwa tsunami di Jepang, khususnya warga di pesisir merasa cemas. Karena takut akan gelombang pasang tersebut menimpa wilayahnya.
[pilihan-redaksi]
Bahkan, di kawasan Kuta, Kabupaten Badung, Bali, sebagian pemilik perusahaan dan pertokoan memulangkan karyawan lebih cepat, karena khawatir akan adanya tsunami susulan pascawilayah Jepang dilanda gempa.
"Tadi kami disuruh pulang lebih cepat oleh atasan karena takut dengan beredarnya isu akan terjadi tsunami susulan di kawasan pantai sekitar Bali, setelah Jepang dihantam gelombang pasang," kata Luh Intan, salah seorang karyawati yang berkantor di kawasan Pantai Kuta.
Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Wilayah III Denpasar Endro Tjahyono mengatakan, isu yang beredar di kalangan masyarakat itu tidak benar. "Kami harapkan jangan terlalu percaya dan khawatir akan munculnya tsunami di Bali," katanya.
Ia menyebutkan, bahwa kabar yang mengatakan di Bali akan terjadi tsunami adalah tidak benar, sebab yang diperkirakan akan terkena dampak itu antara lain sebagian wilayah Indonesia yang berhadapan langsung dengan Samudera Pasifik. Wilayah tersebut di antaranya adalah Papua dan Sulawesi Utara.
Dikatakan, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya pada Jumat malam sekitar pukul 20.00 Wita, gelombang air laut yang berasal dari gempa bumi di Jepang itu tingginya hanya sekitar 10 centimeter ketika melanda kawasan Papua.
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3321 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 789 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 729 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan