Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tiga Kali Masuk Penjara, Punya Banyak Selingkuhan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sepak terjang Luh Mas sebagai Bandar togel kelas kakap patut diacungi jempol. Usianya yang mencapai 52 tahun, tapi sudah punya segudang pengalaman menarik selama menjalankan TSSM di tanah kelahirannya, Singaraja. Apa saja itu ?.
[pilihan-redaksi]
Dalam keteranganya, tersangka Luh Mas mengakui sudah tiga kali masuk penjara dan masing masing dikenakan vonis tiga bulan penjara. Kiprahnya dimulai tahun 2003. Usaha ilegalnya sempat terhenti karena sakit. Namun tahun 2005 dia kembali mengoperasionalkan togel dan ditangkap jajaran Polda Bali.
Keluar dari penjara, Luh Mas mencari celah kembali menjalankan togel di Singaraja. Namun upayanya pun kandas setelah bertahun-tahun mengalami sakit stroke. Pada akhir tahun 2010, Luh Mas kembali membuka togel dan kali ini jauh lebih berani hingga meraup keuntungan ratusan juta. Bahkan, saking uangnya banyak, dia sanggup membayar gaji karyawan Rp 30 ribu perhari. Kiprahnya di dunia perjudian togel berakhir setelah diciduk jajaran Polres Singaraja dan di vonis 3 Bulan penjara.
Didalam penjara, dia kembali membuka usaha togel. Nah keluar dari penjara setelah hari raya nyepi lalu, dia ditangkap jajaran Intelkam Polda Bali yang tergabung dalam operasi Balak Agung 2011, di rumahnya di Jalan Pantai Lokapaksa Seririt, Singaraja, pada Kamis (24/03).
"Saya terpaksa jual togel, saya kapok dan ini yang terakhir," terang perempuan yang doyan judi sabung ayam ini.
Yang menarik, saat dipertanyakan apakah tersangka Luh Mas sudah punya suami, dia menjawab sekena hati. "Saya punya suami satu, selingkuhan banyak tidak terhitung," bebernya.
Sementara itu, isu yang terdengar dilapangan, rendahnya hukuman yang dijalani tersangka Luh Mas karena menyuap kepada aparat penegak hukum di Kejaksaan dan Pengadilan Negeri. Tak tanggung tanggung, tersangka Luh Mas mengeluarkan uang Rp 300 juta untuk memperingan vonis yang dijatuhkan.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5923 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4645 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2269 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan