Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Tingkat Hunian Lapas Kerobokan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tingkat hunian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Denpasar sudah melebihi kapasitas alias overload. Kondisi ini bisa mempengaruhi jumlah pengunjung yang ingin datang membesuk, khususnya pada hari libur.
[pilihan-redaksi]
Menurut salah seorang petugas Lapas, seharusnya, jumlah kapasitas Lapas sanggup menampung tak kurang dari 323 orang. Namun kapasitas 323 orang tersebut membengkak 300 persen, dengan tambahan jumlah napi dan tahanan lainnya.
"Diperkirakan sekitar 1000 orang lebih yang menghuni 14 wisma di sini," ungkapnya.
Sehingga, kata sumber, jumlah tersebut sangat mempengaruhi tingkat kunjungan keluarga narapidana yang ingin membesuk.
Dikatakannya, jumlah pembesuk biasanya mendominasi hari Sabtu dan Minggu. Sehingga bisa diperhitungkan, setengah dari total jumlah warga binaan Lapas pasti dibesuk keluarganya.
Akibat banyaknya keluarga narapidana yang berkunjung, membuat para pengunjung harus antri berdesak-desakan untuk dapat masuk ke dalam lapas. Apalagi, kata sumber, satu orang tahanan atau napi saja yang menjenguk bisa sampai empat orang, dari ibu, saudara, bahkan anaknya.
Jumlah kunjungan yang meningkat ini kerap terjadi di akhir pekan, apalagi jadwal kunjungan yang terbatas yakni pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu yang hanya memiliki satu sesi saja yakni pukul 09.00 - 12.00 Wita, sementara jadwal kunjungan pada hari kerja diberi kesempatan dua sesi.
Dihubungi terpisah, Kepala Lapas kelas II A Denpasar Siswanto membenarkan tingkat hunian Lapas Kerobokan overload.
"Memang melebihi kapasitas, tapi untuk solusinya itu merupakan kewenangan pemerintah pusat," katanya.
Siswanto mengatakan, untuk mengurangi jumlah tahanan dan narapidana yang melebih kapasitas itu pihaknya memiliki beberapa solusi yakni dengan pemberian remisi bebas bersyarat, dan cuti bersyarat.
"Diakuinya, rencana pembangunan gedung baru di lapas ini masih hanya sebatas dan sekedar wacana. Bahkan untuk lima tahun ke depan belum tentu lapas itu sudah dibangun," ujarnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3881 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2523 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2016 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1944 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1796 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun