Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Tingkat Hunian Lapas Kerobokan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Tingkat hunian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Denpasar sudah melebihi kapasitas alias overload. Kondisi ini bisa mempengaruhi jumlah pengunjung yang ingin datang membesuk, khususnya pada hari libur.
[pilihan-redaksi]
Menurut salah seorang petugas Lapas, seharusnya, jumlah kapasitas Lapas sanggup menampung tak kurang dari 323 orang. Namun kapasitas 323 orang tersebut membengkak 300 persen, dengan tambahan jumlah napi dan tahanan lainnya.
"Diperkirakan sekitar 1000 orang lebih yang menghuni 14 wisma di sini," ungkapnya.
Sehingga, kata sumber, jumlah tersebut sangat mempengaruhi tingkat kunjungan keluarga narapidana yang ingin membesuk.
Dikatakannya, jumlah pembesuk biasanya mendominasi hari Sabtu dan Minggu. Sehingga bisa diperhitungkan, setengah dari total jumlah warga binaan Lapas pasti dibesuk keluarganya.
Akibat banyaknya keluarga narapidana yang berkunjung, membuat para pengunjung harus antri berdesak-desakan untuk dapat masuk ke dalam lapas. Apalagi, kata sumber, satu orang tahanan atau napi saja yang menjenguk bisa sampai empat orang, dari ibu, saudara, bahkan anaknya.
Jumlah kunjungan yang meningkat ini kerap terjadi di akhir pekan, apalagi jadwal kunjungan yang terbatas yakni pada hari Jumat, Sabtu dan Minggu yang hanya memiliki satu sesi saja yakni pukul 09.00 - 12.00 Wita, sementara jadwal kunjungan pada hari kerja diberi kesempatan dua sesi.
Dihubungi terpisah, Kepala Lapas kelas II A Denpasar Siswanto membenarkan tingkat hunian Lapas Kerobokan overload.
"Memang melebihi kapasitas, tapi untuk solusinya itu merupakan kewenangan pemerintah pusat," katanya.
Siswanto mengatakan, untuk mengurangi jumlah tahanan dan narapidana yang melebih kapasitas itu pihaknya memiliki beberapa solusi yakni dengan pemberian remisi bebas bersyarat, dan cuti bersyarat.
"Diakuinya, rencana pembangunan gedung baru di lapas ini masih hanya sebatas dan sekedar wacana. Bahkan untuk lima tahun ke depan belum tentu lapas itu sudah dibangun," ujarnya.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5924 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan