Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Wisatawan Keluhkan Joroknya Pantai Serangan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wisatawan asing yang berkunjung ke Pantai Serangan di Kota Denpasar mengeluhkan banyaknya sampah di tepi pantai. Sampah yang memenuhi pinggiran pantai dinilai amat mengganggu khususnya bagi wisatawan yang sedang berwisata ke Pantai Serangan.
[pilihan-redaksi]
"Pantainya kotor sekali, banyak sekali sampah terutama plastik. Kenapa tidak ada petugas yang bersihkan. Sayang sekali, pantai yang sebenarnya sangat indah dipenuhi oleh kotoran sampah," kata Jason, salah seorang wisatawan asal Australia yang sedang berkunjung ke Pantai Serangan (30/4/2011).
Dari pantauan beritabali.com, pinggir Pantai Serangan yang ada di sisi utara memang dipenuhi sampah terutama sampah plastik. Meski sangat mengganggu pemandangan, namun tidak ada upaya untuk membersihkan sampah-sampah ini.
Aktivis lingkungan dari Pulau Serangan, I Wayan Patut, mengatakan sampah yang memenuhi pinggir Pantai Serangan bukan merupakan 'hasil karya' warga Serangan.
"Ini sampah kiriman dari hutan bakau di utara pantai ini. Di hutan bakau di pinggir jalan By Pass Ngurah Rai itu, banyak warga yang membuang sampah pada malam hari. Ketika air laut pasang, sampah-sampah yang dibuang sembarangan itu hanyut hingga ke Pantai Serangan. Jadi ini merupakan sampah kiriman," jelas Patut.
Wayan Patut menyatakan sudah sering melakukan upaya membersihkan Pantai Serangan dari sampah. Bahkan dirinya pernah mengajak wisatawan dari 13 negara untuk bersama -sama memungut sampah di Pantai Serangan. Namun upaya ini sia-sia karena sampah kiriman terus datang ke Pantai Serangan.
"Kami berharap Pemerintah Kota Denpasar khususnya Bapak Walikota bertindak tegas terhadap warga yang buang sampah sembarangan di hutan bakau dan juga laut di sepanjang jalan By Pass Ngurah Rai Denpasar. Jika warga terus membuang sampah sembarangan ke hutan bakau dan laut, maka Pantai Serangan ini akan terus dipenuhi sampah," ujar Patut.
Reporter: bbn/psk
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun