Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Puluhan Warga Desa Banjar Keracunan Makanan

Beritabali.com, Banjar

Senin, 9 Mei 2011, 06:40 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Puluhan warga Desa Banjar diduga mengalami keracunan makanan, usai Mengkonsumsi makanan saat upacara tiga bulanan di salah satu rumah warga di Dusun Melanting, Desa Banjar Kecamatan Banjar, Buleleng.

Puluhan warga di Desa Banjar, sebagian besar dari Dusun
Melanting, Minggu (8/5) terpaksa dilarikan ke Puskesmas Banjar dan sebagian ke Rumah Sakit Santi Graha Seririt menyusul dugaan keracunan makanan, saat membantu
pelaksanaan upacara tiga bulanan di rumah warga bernama Ida Bagus Adi Pardita.

Salah satu korban keracunan itu disebutkan Kepala Bagian Operasional, Kabag Ops Polres Buleleng, Kompol Ida Bagus Putu Wedanajati.

Dari musibah dugaan keracunanan itu, delapan warga Desa
Banjar hingga minggu sore masih menjalani perawatan secara intrnsif di Puskesmas Banjar dan Rumah Sakit Santi Graha, diantaranya Ida Komang Wirata, Ida Ayu Kade Santini dan Ida Bagus Komang Widnyana. Sedangkan lima orang yang dirawat di Rumah Sakit Santi Graha diantaranya Ida Komang Adita Bawana, Ida Bagus Mudita, Dayu Parwati, Dayu Geria dan Ida Komang Werdi.

Kabag Ops Wedanajati dihubungi via Handphone mengakui
terjadi peristiwa dugaan keracunan di rumah keponakannya di Dusun Melanting Desa Banjar hingga mengakibatkan beberapa orang mengalami diare.

� Memang ada dugaan keracunan, namun sebagian besar terkena diare, memang ada beberapa orang yang dirawat di Puskesmas dan Rumah Sakit Santi Graha,� ujarnya singkat.

Untuk memastikan dugaan keracunan akibat mengkonsumsi
makanan itu telah diambil sejumlah contoh makanan untuk dilakukan pengujian secara laboratorium.

" Sample makanan sudah diambil dan akan diperiksakan ke
laboratorium,� papar Wedanajati.

Berdasarkan penuturan korban yang masih menjalani perawatan di Puskesmas Banjar dan Rumah Sakit Santi Graha mengungkapkan, selesai membantu pelaksanaan Upacara Adat Tiga Bulanan itu, sebagian besar mengalami perut mulas
hingga kemudian diare. Selain itu, para korban juga mengaku merasakan kepala pusing dan demam.

� Lima jam setelah makan di tempat orang ada upacara tiga
bulanan saya merasakan mules, kemudian pusing dan demam,� papar Ida Bagus Mudita.

Beberapa warga yang dilarikan ke Puskesmas Banjar langsung
mendapat penanganan secara intensif dan beberapa diantaranya dipulangkan. Sedangkan delapan orang masih dirawat secara intensif, tiga diantaranya di Puskesmas Banjar dan lima menjalani rawat inap di Rumah Sakit Santi Graha
Seririt. (pnd)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/ctg



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami