Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Korupsi Ancam Pembangunan Ekonomi Berkelanjutan
Beritabali.com, Nusa Dua
BERITABALI.COM, BADUNG.
Para pemimpin dunia diingatkan bahwa korupsi telah menjadi ancaman bagi upaya mewujudkan pembangunan ekonomi berkelanjutan.
Dimana korupsi telah mempengaruhi ekonomi setiap bangsa, karena akibat korupsi terjadi beban biaya tinggi dalam pembangunan.
Peringatan tersebut disampaikan Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidatonya dihadapan para peserta Konferensi Internasional pemberantasan Korupsi di Nusa Dua (10/5).
Menurut Susilo Bambang Yudhoyono berdasarkan data Bank Dunia nilai penyuapan pertahun hampir mencapai 3 persen dari seluruh biaya ekonomi dunia atau sekitar 1 triliun dolar Amerika. Korupsi juga telah mempengaruhi investasi sehingga dalam melawan korupsi perlu dilakukan secara sistematis.
�Perang melawan korupsi harus dilakukan secara sistematis, seperti yang saya katakan ini merupakan maraton bukan lari cepat dan perang melawan korupsi memerlukan dukungan dari seluruh masyarakat, pendekatan kita harus bersifat holistik juga melibatkan sistem yang ada � Kata Presiden
Presiden menegaskan satu prioritas yang harus diperkuat adalah kolaborasi antara institusi pemerintah, dalam upaya menimimalisir dan mencegah penyalahgunaan uang negara.
Dimana perlunya pembayaran yang cukup bagi birokrat sehingga tidak mencari tambahan uang lain dengan cara korupsi. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8115 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5669 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3545 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2396 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan