Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
45% Mahasiswa Dukung Kampus Bebas Rokok
Beritabali.com, Renon
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Rencana pemerintah provinsi Bali untuk mewujudkan kawasan bebas rokok nampaknya belum mendapatkan persetujuan dari semua pihak. Sebagai bukti, dari hasil survey secara acak oleh Pergerakan Anggota Muda Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Wilayah Bali menunjukkan hanya 45% mahasiswa di Denpasar yang menyetujui pemberlakuan area bebas rokok di kampus. Walaupun dari segi pengetahuan tentang bahaya rokok hampir 68% mahasiswa mengetahui bahaya rokok terhadap kesehatan.
Ketua Pergerakan Anggota Muda Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Wilayah Bali Ni Nengah Wida Yasmari pada keteranganya saat melakukan dengar pendapat dengan DPRD Bali di Renon, Senin (30/5) menyatakan dari hasil survey ini menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan yang tinggi terhadap bahaya rokok berbanding terbalik dengan kejadian merokok. Wida berharap pemerintah daerah Bali segera menetapkan peraturan daerah tentang larangan merokok dan menetapkan kawasan tanpa rokok (KTR)
Makanya kami sangat mengharapkan KTR ini segera diharapkan agar ada sesuatu yang bener-bener mengikat , karena dengan hanya pengetahuan yang tinggi , namun tidak ada suatu peraturan sepertinya membuat remaja masih mengkonsumsi rokok, kata Ni Nengah Wida Yasmari.
Ketua Pergerakan Anggota Muda Ikatan Ahli Kesehatan Masyarakat Indonesia Wilayah Bali Ni Nengah Wida Yasmari menambahkan kondisi yang cukup disayangkan dari hasil survey tersebut sebagain besar mahasiswa yang disurvey telah merokok sejak 15 tahun. Dimana secara-rata-rata mahasiswa mengkonsumsi rokok lebih dari 5 batang perhari.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli