Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 14 September 2026
Walhi : Bali Dalam Eksploitasi Barbar
Beritabali.com, Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) menilai Bali kini dalam kondisi eksploitasi lingkungan yang barbar. Jika hal ini dibiarkan maka kehancuran Bali dari segi lingkungan kini hanya menunggu waktu. Demikian penilaian Walhi Bali dalam rilis yang diterima Beritabali.com pada Sabtu petang (4/6).
Ketua Dewan Daerah Walhi Bali Wayan Gendo Suardana menyatakan eksploitasi Bali secara barbar dapat dilihat dari mulai pesisir sampai ke gunung.
Fakta menunjukkan lahan di Bali semakin menyusut akibat alih fungsi lahan, yang berujung pada menurunya kawasan hijau serta wilayah pertanian yang secara tidak langsung akan berpengaruh kepada daya tahan pangan masyarakat. Disisi lain eksploitasi terhadap air juga semakin memperparah kondisi alam Bali.
Eskploitasi air telah memberikan potensi krisis air serta potensi konflik akibat rebutan sumber mata air di tingkat grass roots. Lalu pencemaran dan perusakan lingkungan hidup juga telah terjadi seperti pencemaran pantai di 13 kawasan pantai di Bali, Tegas Wayan Gendo Suardana.
Gendo menambahkan Beberapa dekade ke depan Bali sebagai pulau surga kemungkinan hanya menjadi imajinasi bagi setiap orang karena neraka menjadi begitu dekat di dalam realitas kehidupan manusia di Bali.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 4929 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3419 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2142 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 856 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan