Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Lemah, Sosialisasi Penularan Rabies di Bali
Denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar, Bali dinilai masih lemah dalam melakukan sosialisasi penularan rabies. Kondisi ini yang menyebabkan belum maksimalnya program penanggulangan rabies di Bali.
Koordinator Bidang Komunikasi Organisasi Pangan dan Pertanian dunia (FAO) Indonesia Ester Hutabarat menyatakan akibat lemahnya sosialisasi penularan rabies menyebabkan masyarakat Bali masih cendrung meliarkan anjing peliharaannya. Disatu sisi juga muncul kepanikan di masyarakat akibat penularan rabies.
“Kalau dibilang gagal mungkin bukan tetapi yang terjadi di Bali lebih pada mengatasi kepanikan, kepanikan karena banyak kasus meninggal pada manusia,” kata Ester Hutabarat.
Ester Hutabarat mengungkapkan dalam penanggulangan rabies pada manusia juga masih belum maksimal. Buktinya masih banyak pusat kesehatan di tingkat bawah terutama Puskesmas yang petugas kesehatanya belum mengetahui tata cara penanganan korban rabies. Selain itu juga masih sering dijumpai puskesmas yang kehabisan vaksin anti rabies.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan