Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pengrajin Minta Pemerintah Kaji Kebijakan Sertifikasi Kayu
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Para pengrajin kayu di Bali berharap agar pemberlakuan Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) atau sertifikasi kayu diharapkan tidak dilakuan secara pukul rata. Pemberlakuan yang pukul rata dinilai hanya akan mematikan usaha kerajinan rumahan terutama kerajinan yang memanfaatkan kayu buangan atau sisa.
Ketua Harian Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Bali Gede Darmaja berharap pemberlakuan SVLK untuk kerajinan rumahan dengan kayu sisa atau buangan tidak disamakan dengan industri dalam skala besar. Bahkan seharusnya sertifikasi legalitas diberikan secara gratis.
"Kita usulkan ke pusat, karena tadinya itu kayu tidak terpakai, termasuk akar ini, kita akan usulkan apakah bisa tidak dimasukkan dalam klasifikasi sk itu, kemudian kalau misalnya bisa mungkin memerlukan perhatian khusus, apakah digratiskan barangkali tetapi sertifikatnya ada, sebetulnya pengerajin Bali yang sebetulnya kelas UKM , sangat sulit untuk melakukan sendiri,” papar Gede Darmaja.
Darmaja menyebutkan dari sekitar 74.000 unit usaha kerajinan rumahan di Bali, hampir 30.000 unit usaha merupakan unit usaha berbasis bahan dasar dari kayu. Sebelumnya, menurut rencana mulai 2013 pemerintah akan memberlakukan SVLK sesuai aturan peraturan Menteri Kehutanan (permenhut) 38 tahun 2009.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan