Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Travel Advisory Tak Pengaruhi Kunjungan Wisatawan ke Bali
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Pemberlakuan travel Advisory atau peringatan untuk tidak berkunjung oleh pemeritah Inggris pasca bom Solo hingga saat ini belum mempengaruhi tingkat kunjungan wisatawan ke Bali. Dinas Pariwisata Bali menilai pemberlakuan travel advisory oleh pemerintah Inggris merupakan hal yang wajar.
Kepala Dinas Pariwisata Bali Ida Bagus Subhiksu menyatakan secara umum dampak travel advisory tidak berdampak signifikan, walaupun kunjungan wisatawan Eropa pada tahun ini cukup berfluktuasi selama Januari hingga Agustus. Terdapat kemungkinan fluktuasi kunjungan wisatawan Eropa akibat dampak krisis ekonomi di wilayah tersebut.
“ Memang untuk wisatawan Eropa, selama ini untuk kunjungan Bali fluktuatif, seperti Jerman, Inggris, Belanda, Perancis. Tetapi bukan karena bom Solo yang kemarin,” jelas Subhiksu.
Subhiksu berharap travel advisory oleh pemerintah Inggris tersebut tidak diikuti oleh Australia dan Amerika. Subhiksu mengakui selama Januari hingga Agustus tingkat kunjungan wisatawan ke Bali meningkat sekitar 10 persen. Tercatat jumlah kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Bali selama Januari hingga Agustus tahun ini mencapai 1.8 juta wisatawan. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4433 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2053 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1545 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1001 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 937 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun