Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 9 Agustus 2026
Tetap Waspada, Bali Berada di Atas Jalur Bencana
badung
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Meski gempa bumi di Bali tidak berpotensi menimbulkan tsunami, namun warga Bali diminta untuk tetap waspada. Seperti daerah lainnya di Indonesia yang berada dalam jalur 'The Pasific Ring of Fire' atau Cincin Api Pasifik, potensi terjadinya gempa di Bali masih cukup tinggi.
"Pulau Bali bersama pulau lainnya di Indonesia mulai NTT hingga Sumatera berada di atas pertemuan dua lempeng bumi yakni Lempeng Samudera Indo Australia dan lempeng benua Euroasia. Kedua lempeng ini terus saling bergesekan sehingga berpotensi menimbulkan gempa bumi atau gunung meletus,"jelas petugas BMKG III Denpasar Made Suprajaya, hari ini.
Lempeng samudera Indo Australia, kata Made, bergerak dari arah selatan ke utara. Sementara lempeng benua Euroasia bergerak sebaliknya dari utara ke selatan.
"Kedua lempeng ini sudah bertemu dan saling bergesekan. Lempeng samudera Indo Australia yang lebih aktif menyusup masuk ke lempeng Euro Asia. Dari hasil penelitian, lempeng samudera ini bergerak 7 milimeter per tahun,"jelas Made.
Selain rawan bencana gempa bumi, daerah-daerah yang berada di sepanjang jalur ini juga rawan bencana gunung berapi.
"Selain Bali, daerah lain yang rawan bencana serupa mulai wilayah di NTT, Sumatera, hingga daerah yang ada di perairan Andaman seperti Maladewa. Gempa bumi tidak bisa diprediksi, oleh karena itu warga agar tetap waspada," ujarnya. (dev)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4428 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2019 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1541 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 998 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 933 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun