Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Perluasan Bandara Caplok 12 Hektar Hutan Mangrove
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Suwung. Dinas Kehutanan Bali mencatat sekitar 12 hektar lahan hutan mangrove di kawasan Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai Bali mengalami alih fungsi lahan sebagai dampak perluasan Bandara Ngurah Rai Bali. Alih Fungsi tersebut terkait perluasan landasan pacu Bandara bertaraf internasional di Bali ini.
Kepala Dinas Kehutanan Bali IGN Wiranatha usai acara penanaman mangrove di Kawasan Wisata Hutan Mangrove Taman Hutan Rakyat (Tahura) Ngurah Rai Denpasar, Sabtu (22/10) menyatakan alih fungsi lahan mangrove ini telah diprogramkan sejak lama. Namun pihak Angkasa Pura telah menyetujui untuk melakukan tukar guling lahan mangrove yang terkena perluasan bandara dengan pengembangan kawasan mangrove seluas 2 kali lipat di wilayah Budeng-Jembrana
“Itu sudah merupakan program sejak awal, program sejak awal, bagian dari hutan mangrove dibebaskan untuk mendukung perluasan Bandara Ngurah Rai, kurang lebih 12 hektar sebelah Timurnya,” ujar IGN Wiranatha.
Wiranatha menyebutkan secara keseluruhan luas hutan mangrove di Bali saat ini mencapai sekitar 5000 hektar. Dari jumlah tersebut tercatat sekitar 10 persennya masih mengalami degradasi. (mlt)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1015 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli