Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Solar Langka, Ratusan Nelayan Tak Bisa Melaut
jembrana
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Negara. Pembatasan jatah pasokan BBM jenis solar yang dilakukan oleh Pertamina ke beberapa SPBU dan SPBN di Kabupaten Jembrana sejak Kamis 20 Oktober 2011 lalu, mengakibatkan sejumlah nelayan yang berada di Desa Pengambengan mengaku kesultan untuk mendapatkan solar. Berkurangnya pasokan solar tersebut membuat para nelayan ini tidak bisa melaut.
Ratusan perahu nelayan di Desa Pengembengan Kecamatan Negara tidak bisa melaut akibat ketiadaan solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN) setempat. Ini karena jatah solar yang dikirim dari Depo manggis dikuirangi dari 16 ribu ton liter per hari menjadi 8 ribu ton liter. Padahal jika jatah normal 16 ribu ton saja tidak cukup untuk melayani seluruh nelayan.
Sulitnya syarat untuk mencari solar ke SPBU yang lain juga dikeluhkan oleh sejumlah nelayan setempat. Untuk membeli solar ke SPBU lain nelayan harus
mendapatkan rekomendasi dari SPBN setempat dan Pemkab Jembrana.
Seperti yang dituturkan oleh seorang nelayan di Desa Pengembengan Salehadi, dia mengeluhkan kosongnya stok solar di SPBN Pengembengan membuat dirinya tidak bisa melaut.
”Saat solar telah habis terpaksa saya harus mencari ke SPBU lain,”katanya.
Sementara pengurangan jatah solar dari Pertamina dibenarkan oleh seorah petugas SPBN Desa Pengembengan jembrana Ni Putu Dwitantri. Dia mengatakan pasokan solar yang semestinya 16 ribu ton liter tiba-tiba dikurangi menjadi 8 ribu ton liter.
” Biasanya jatah yang diberikan 16 ton liter per hari, tetapi tanpa pemberitahuan dari Pertamina tiba-tiba datangnya cuma 8 ton saja,” jelasnya.
Dengan kekurangan solar yang terjadi saat ini para nelayan hanya bisa pasrah, mereka mengharapkan supaya solar akan segera datang dan jatahnya ditambah. (jsp)
Reporter: bbn/ctg
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan