Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
Angin Ribut Terjang Tabanan, Satu Orang Tewas
BERITABALI.COM, TABANAN.
Angin kencang yang menimpa Tabanan sejak Senin kemarin memakan satu korban jiwa. Ni Made Kasning (32) warga Banjar Batunya, Desa Batunya, Kecamatan Baturiti meninggal dunia tertimpa pohon jaka saat melintas di depan Pura Puseh Desa Setempat. Selain merenggut satu nyawa, sembilan korban juga mengalami luka-luka dan masih dirawat di BRSUD Tabanan.
Sebelum tertimpa pohon Korban Kasning yang memiliki tiga anak ini berjalan beriringan dengan dua temanya. Saat kejadian ia hendak membeli buah untuk keperluan upacara. Saat melintas di depan pura puseh, sebuah pohon enau menimpanya. Korban mengalami patah tulang punggung dan kedua kaki serta pendarahan dari hidung. Korban sempat dilarikan ke Puskesmas namun akhirnya meninggal dunia.
Sementara itu korban lainya yang menderita luka-luka saat ini masih mendapatkan perawatan intensif di BRSUD Tabanan. Mereka adalah Tamaji (58) penjual bakso keliling yang tinggal di Banjar Jagasatru Kediri patah tangan kiri. I Bagus Made Supra Bawa (35) dan I Wayan Wirasta, keduanya asal Banjar Mundeh Desa Nyambu Kecamatan Kediri mengalami luka memar di sekujur tubuh. I Wayan Reweh (75) asal Banjar Baturiti Kaja, Kecamatan Kerambitan tertimpa bale rumahnya yang miring diterjang angin. Nengah Suriasih asal Buahan Kaja Kauh, Desa Buahan mengalami luka di sekujur tubuh.
Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti sempat menjenguk korban yang dirawat di BRSUD Tabanan. Usai menjenguk korban, Bupati Eka langsung menggelar rapat koordinasi dengan jajaranya membahas bencana angin yang menerjang Tabanan dan menelan korban jiwa serta luka-luka.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli