Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Polda Bali Petakan Daerah Konflik Jelang Pilbup Buleleng
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepolisian Daerah Bali (Polda) Bali mengklaim telah melakukan pemetaan terhadap daerah-daerah rawan konflik menjelang pelaksanaan pemilihan bupati (pilbup) di Kabupaten Buleleng. Pemetaan ini sebagai antisipasi awal, karena daerah Buleleng sangat rawan terjadinya konflik setiap pelaksanaan pemilihan umum, baik presiden, legislatif maupun pemilihan gubernur.
Kapolda Bali Irjen Totoy Herawan Indra pada keterangannya di Denpasar, Kamis (9/2) menyatakan Polda Bali akan melakukan pengamanan penuh serangkaian pelaksanaan Pilbup Buleleng. Namun Kapolda tidak bersedia menyebutkan jumlah personil yang dalam pengamanan pilbup Buleleng.
“Nanti kita lihat tentunya dari TPS kita lihat, dari massa juga kita lihat, yang penting all out, kita petakan saja tetapi bagaimanapun juga masyarakat tetap harus ikut bertanggungjawab terhadap keamanan,” jelas Irjen Totoy Herawan Indra.
Totoy Herawan Indra mengungkapkan secara umum kondisi Buleleng hingga saat ini masih kondusif dan tahapan Pilbup masih berlangsung dengan lancar. Berdasarkan data Komisi pemilihan Umum (KPU) Buleleng, menurut rencana Pilkada Buleleng akan digelar pada 22 April mendatang.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2963 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun