Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Keluarga Purnabawa Tewas Akibat Pukulan Benda Keras
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil otopsi terhadap Made Purnabawa, istrinya, dan putrinya menunjukkan mereka tewas akibat pukulan benda keras di bagian kepala. Pukulan mematikan ini menyebabkan cedera berat di bagian kepala. "Pemeriksaan luar luka dominan di wajah, ada memar dan patah tulang di wajah dan pendarahan otak, patah tulang berkeping dan rahang. Ini akibat pukulan benda keras tumpul yang berat, bisa tongkat kayu atau besi," jelas Kepala Instalasi Forensik RSUP Sanglah dr Dudut Rustyadi, pagi ini.
Mengenai anak Made yang dikhabarkan lehernya putus, Dudut membantah dan mengatakan itu karena proses pembusukan, bukan akibat kekerasan. "Itu bukan karena kekerasan, tengkoraknya lepas karena sudah membusuk, umur belatung menunjukkan mayat sudah membusuk 5 hingga 7 hari. Ketiganya dibunuh dalam waktu bersamaan,"kata Dudut.
Untuk sementara ketiga jenazah masih dititipkan di kamar jenasah RSUP Sanglah Denpasar. Bagian forensik RSUP Sanglah masih terus mendalami pemeriksaan untuk memastikan ketiga jenazah memang benar Jenazah Made Purnabawa, istri, dan putrinya.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4518 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2334 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1982 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1601 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1041 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun