Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Gahawisri Dorong Bali Siapkan Kode Etik Penyelaman
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Gabungan pengusaha Wisata Bahari (Gahawisri) Bali mengusulkan kepada pemerintah provinsi Bali untuk segera menetapkan kode etik penyelaman di kawasan konservasi pesisir (KKP) kepulauan Nusa Penida.
Gahawisri menilai kode etik penyelaman sangat diperlukan untuk mewujudkan pariwisata bahari yang berkelanjutan di kawasan kepulauan Nusa Penida. Apalagi wisata bahari di kepulauan Nusa Penida sangat terkenal dengan keberadaan ikan Mola-molanya.
Ketua Gabungan Pengusaha Wisata Bahari (Gahawisri) Bali Yos. W.K Amerta menegaskan kode etik menjadi sangat diperlukan karena terkadang para penyelam dan wisatawan yang menyelam mengganggu ekosistem laut., Apalagi di kawasan KKP Nusa penida penyelam sering memegang ikan Mola-mola.
“Karena dengan memegang dapat mengganggu kesehatan dari Mola-mola, dan dia bisa terganggu kedepannya itu bisa-bisa dia pergi, atau mungkin ada lapisan lendir pada ikan dipegang dia terangkat, akhirnya dia mudah kena penyakit,” jelas Yos. W.K Amerta.
Amerta menyebutkan kode etik penyelaman selain bertujuan untuk melindungi trumbu karang dan biota laut, juga bertujuan untuk membuat para penyelam terhindar dari kecelakaan saat melakukan penyelaman. Penyelaman yang aman juga menjadi prioritas bagi Bali selain penyelaman berwawasan lingkungan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5897 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4624 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2592 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2234 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2209 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan