Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rencanakan Perampokan Money Changer dan Toko Emas

Minggu, 18 Maret 2012, 02:13 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

5 orang yang diduga anggota jaringan teroris yang ditembak mati Minggu malam, berencana melakukan perampokan money changer dan toko emas. "Para pelaku sebelum ditembak mati  telah diikuti petugas, mereka melakukan survey beberapa tempat  seperti toko Mas uluwatu, Bali money changer, dan cafe lavida loca. Pada saat ditangkap para pelaku akan melakukan perampokan di PT Bali Money Changer jalan Sriwijaya Kuta dan Toko emas jalan Uluwatu Jimbaran,"jelas sumber petugas yang enggan disebut identitasnya.

Sebelumnya diberitakan, hari Minggu malam sekitar pukul 20.30 wita tim gabungan Mabes Polri dan Polda Bali berhasil menembak mati 5 pelaku kejahatan  yang Akan melakukan aksi teror dan perampokan money changer juga toko emas di beberapa tempat di Bali.

Adapun tersangka yang berhasil dilumpuhkan di lokasi pertama jalan Gunung Soputan Denpasar adalah HN (DPO kasus CIMB Medan) umur 32 tahun asal Bandung, AG umur 30 tahun tinggal di Jimbaran. Sementara di TKP atau lokasi kedua jalan Danau Poso Sanur Denpasar teroris yang berhasil ditembak mati takni UH als Kapten, DD (27) asal Jawa Barat atau Bandung dan M als Abu hanif, umur 30 asal Makasar. Semua teroris pada saat dilakukan penangkapan melakukan perlawanan saling tembak dengan petugas menggunakan pistol.

Sopir taksi Blue Bird Ketut Ariawan sempat melihat aksi penggerebekan di sanur. "Saya lewat di lokasi jam 9.15 dengar tembakan beruntun. Awalnya saya kira kembang api, tapi saya lihat ke atas tidak ada kembang api. Saya baru sadar itu penggerebekan teroris setelah melihat pasukan densus (88) merayap-rayap di balik pagar bungalow dan kemudian menembak. Saya langsung arahkan taksi berhenti di halaman depan toko dan dilarang keluar oleh polisi,"jelasnya. 
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami