Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Perdagangan Penyu di Bali Turun Hingga 80 Persen
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Hasil Survey lembaga pemerhati satwa ProFauna Indonesia menunjukkan perdagangan penyu di Bali mengalami penurunan hingga 80 persen. Sebelumnya ditahun 1999 perdagangan penyu di Bali dilaporkan mencapai lebih dari 30.000 ekor.
Ketua ProFauna Indonesia Wilayah Bali Jatmiko Wiwoho menyatakan, penurunan perdagangan penyu di Bali terjadi setelah Parisadha Hindu Darma Indonesia (PHDI) yang mengeluarkan bhisama atau fatwa untuk mengganti daging penyu dengan daging lainnya dalam upacara.
Namun yang lebih banyak saat ini ditemukan dilapangan adalah penggunaan karapas penyu untuk souvenir. “Kalau penyu itu dapat berupa souvenir dan juga telur tetapi sekali lagi perdagangan penyu itu angkanya sudah sedikit sekali, tidak setinggi dulu sudah rendah, karena kalau konsumsi penyu dengan Bhisama PHDI masih berlaku sangat bisa mencegah atau mengurangi,” papar Jatmiko Wiwoho.
Jatmiko Wiwoho menyebutkan, selama ini penyu yang diperdagangkan di Bali sebagian besar didatangkan dari Jawa Timur, Flores dan hasil tangkapan di Bali. Jatmiko menambahkan walaupun masih ada perdagangan penyu di Bali tetapi yang diperdagangkan kini sudah dalam bentuk daging sehingga sulit dilacak.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3307 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 717 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman