Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




'Tebe' 1 Are Mampu Serap 5,3 Kilogram CO2 Per Detik

Beritabali.com, Denpasar

Jumat, 27 Juli 2012, 19:11 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Hasil Penelitian 4 siswa SMUN 3 Denpasar Bali menemukan bahwa tebe atau ruang hijau di belakang rumah dalam tata ruang arsitektur rumah tradisional Bali memiliki kemampuan untuk menyerap gas CO2 hingga 5,3 kilogram perdetik.

Dengan menggunakan metode observasi dan eksperimen, 4 siswa SMUN 3 Denpasar yaitu Ni Kadek Ariani, Putu Ayu Suastidewi, I Nyoman Agus Aryawan dan Fifin Diah Olivianti melakukan penelitian tersebut hampir selama 2 tahun di wilayah Kota Denpasar.
 
Salah seorang peneliti I Nyoman Agus Aryawan menyatakan tebe sebagai bagian dari kearifan lingkungan masyarakat Bali cukup optimal dalam penyerapan CO2 karena secara umum ditanami berbagai jenis tanaman seperti pisang, mimba, ubi kayu, kelapa dan berbagai tanaman hias lainnya. Ia berharap masyarakat Bali tetap menjaga konsep rumah adat Bali sebagai salah satu konsep pelestarian lingkungan.
 
“berdasarkan perhitungan ini kita ingin menyadarkan masyarakat Bali khususnya agar tetap menjaga konsep kearifan lokal rumah adat Bali ini, paling tidak kita harus mempunyai lahan tebe disetiap rumah, hanya 5 persen dari bagian rumah sudah cukup untuk menyerap CO2” ujar I Nyoman Agus Aryawan
 
Agus Aryawan menambahkan tebe sebagai lahan terbuka hijau ternyata tidak hanya mampu menyerap CO2, tetapi juga mampu menurunkan suhu di lingkungan rumah hingga 3 derajat Celcius.

Secara rata-rata luas tebe di Kota Denpasar hanya sekitar 5 persen dari seluruh luas rumah. Selain itu kini hanya satu dari tujuh rumah yang masih memiliki tebe di wilayah kota Denpasar. (mlt)

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami