Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pesta Arak, 3 Warga Kintamani Tewas

Sabtu, 1 September 2012, 20:37 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Pesta minuman keras jenis arak kembali memakan korban. Kali ini,  3 warga Kintamani, Kabupaten Bangli, Bali, meregang nyawa  usai pesta arak.  3 warga yang tewas usai pesta arak ini masing-masing bernama Wayan Mundra, Wayan Sujana, dan Rastana. Ketiganya merupakan warga Desa Katung, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli.

2 korban yakni Wayan Mundra dan Wayan Sujana, dirujuk ke RSUP Sanglah Sabtu dini hari sekitar pukul 01.00 Wita dan satunya pukul 04.00 wita. Satu orang tewas pada Sabtu pagi 1 September 2012 pukul 09.00 Wita, sementara seorang lainnya menghembuskan nafas terakhir pada pukul 13.30 Wita.

"Keduanya tiba dalam waktu yang berbeda. Keduanya mengalami keluhan sama, menglami gangguan penglihatan dan mual-mual,” jelas staf Humas RSUP Sanglah, Kadek Nariartha , Sabtu (1/9/2012). Nariartha menyatakan pihaknya belum berani memastikan apakah keduanya tewas akibat menenggak arak metanol atau bukan.

“Arak metanol atau bukan, kami masih terus mendalami, tapi keduanya mengalami gejala sama seperti orang keracunan metanol pada umumnya,” jelasnya. Seorang korban meninggal lainnya yang bernama Rastana, meninggal sebelum sempat dilarikan ke rumah sakit. Ia tewas hanya beberapa saat setelah pesta miras.

 

Tiga warga Kintamani yang tewas ini sebelumnya diketahui berpesta minuman keras jenis arak bersama teman-temannya. Belasan orang lainnya yang diduga keracunan arak, kini masih dirawat di Instalasi Rawat Darurat RSUP Sanglah Denpasar
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami