Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Dua “Pengantin” Dikhabarkan Masuk Bali
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dua orang "pengantin", sebutan untuk pelaku bom bunuh diri, dikhabarkan masuk ke Bali untuk melakukan aksi terror. Terkait hal ini, jajaran Kepolisian semakin meningkatkan kewaspadaan.
Di Kabupaten Buleleng, upaya antisipasi terkait informasi masuknya teroris di Bali juga dilakukan. Hingga Sabtu (8/9/2012) peningkatan pengamanan mulai dilakukan, termasuk menyiagakan sejumlah personil dengan senjata lengkap disamping melakukan upaya cipta kondisi.
“ Memang upaya cipta kondisi terus kita lakukan, dan kalau memang itu benar informasinya, kita berharap masyarakat juga ikut untuk menjaga wilayahnya termasuk melakukan deteksi secara dini di sekitar lingkungannya. Kalau ada yang mencurigakan segera informasikan ke polisi terdekat,” ungkap Kepala Bagian Operasional Polres Buleleng, Kompol Ida Putu Wedanajati.
Dari berbagai informasi yang muncul menyebutkan, dua orang "pengantin" yang diduga berasal dari Solo dan Ngawi itu telah berada di Bali. "Masyarakat memiliki peranan yang penting untuk terlibat secara langsung melakukan pengawasan di lingkungannya. Warga harus juga tetap waspada, pantau lokasi di sekitarnya sehingga bila ada hal-hal yang mencurigakan agar dilaporkan,” tegas Wedanajati.
Peningkatan pengamanan di Buleleng juga telah dilakukan sejak sepekan lalu. Bahkan di masing-masing kecamatan dilakukan operasi penertiban kartu tanda pengenal terhadap penduduk pendatang.
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3360 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1183 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 799 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan