Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 8 Mei 2026
Usai Santap Makanan, Puluhan Warga Buleleng Keracunan
BERITABALI.COM, BULELENG.
Puluhan orang warga di Dusun Taman Sari, Desa Tinga-Tinga, Kecamatan Gerokgak, Buleleng, Bali, Minggu (16/9) siang mengalami keracunan makanan seusai menyantap makanan dalam upacara satu bulan tujuh hari kematian salah satu kerabatnya.
Korban yang kondisinya parah terpaksa harus dirujuk ke unit gawat darurat RSUD Buleleng untuk menjalani perawatan yang lebih intensif. Sementara korban yang kondisinya tidak terlalu parah dirawat di puskesmas terdekat. Sedikitnya 25 orang warga baik orang tua, dewasa serta anak-anak menjadi korban keracunan usai menikmati suguhan makanan olahan ayam pada upacara pada Sabtu (15/9) siang kemarin. Rata-rata korban yang mengalami keracunan tersebut mengalami pusing-pusing, muntah serta mencret.
Menurut Gede, salah seorang warga yang juga sempat menyantap makanan tersebut menyatakan setelah beberapa menyantap makanan itu dirinya merasa pusing-pusing dan badan menjadi lemas, namun tidak berselang lama dua anaknya yang berusia 13 tahun dan 7,5 tahun yang sempat menyantap makanan juga mengalami hal yang sama sehingga dua anaknya juga langsung dibawa ke puskesmas tinga-tinga untuk menjalani perawatan.
"Beberapa jam usai menyantap makanan itu dirinya merasa pusing-pusing dan badan menjadi lemas, dua anak saya juga mengalami hal yang sama," tutur Gede, saat di hubungi, Minggu (16/9) siang. Menurut salah satu dokter jaga di UGD RSUD Buleleng, dr Mahar menyatakan pihaknya menerima rujukan pasien dari puskesmas tinga-tinga karena keracunan makanan. Gejala pasien umumnya mengalami pusing, mual serta diare. Namun sejauh ini pasien belum ada tanda-tanda dehidrasi.
Pihaknya akan terus memantau kondisi pasien termasuk beberapa anak-anak yang megalami keracunan. "Umumnya pasien keracunan mengalami pusing, mual serta diare. Namun sejauh ini pasien belum ada tanda-tanda dehidrasi dan hingga kini masih terus kita pantau," jelas dr Mahar.
Informasi terakhir sedikitnya 25 orang menjalani perawatan dari kasus keracunan makanan tersebut dan kemungkinan korban akan bertambah karena banyaknya warga yang menyantap makanan tersebut.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 770 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 684 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 505 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 482 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik