Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 16 Agustus 2026
Pembangunan RS Pendidikan UNUD Terhambat Pendanaan
BERITABALI.COM, BADUNG.
Pembangunan Rumah Sakit Pendidikan bagi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana terhambat akibat keterbatasan pendanaan. Akibat Keterbatasan dana menyebabkan pembangunan Rumah Sakit pendidikan di Kawasan Kampus Bukit Jimbaran tersebut diperkirakan selesai pada 4 tahun mendatang.
Rektor Universitas Udayana Prof. Dr. Made Baktha menyatakan keberlanjutan pembangunan rumah sakit pendidikan UNUD kini hanya menunggu bantuan pendanaan dari Kementerian pendidikan dan kebudayaan. Namun Baktha membantah jika terhambatnya pembangunan rumah sakit pendidikan tersebut karena proses pemeriksaan terhadap kasus-kasus korupsi.
“bukan, saya kira karena dulu kita full diberikan, sekarang mungkin dikasi setengahnya , karena banyak sekali, 21 perguruan tinggi yang harus diberikan, sehingga dana dari kemendikbud harus dibagi lagi, kalau dulu hanya 6 perguruan tinggi, kecepatan pembangunan itu mungkin tidak seperti yang diharapkan” ujar Prof. Dr. Made Baktha. Baktha mengakui secara umum proses penyelesaian pembangunan rumah sakit pendidikan UNUD telah mencapai 75 persen.
Rumah sakit pendidikan UNUD pada tahap awal direncanakan memiliki 150 kamar dan nantinya pada akhir pembangunan rumah sakit pendidikan UNUD direncanakan memiliki 400 kamar.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4553 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2359 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 2014 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1619 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1061 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun