Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Somasi Tak Dihiraukan, Gubernur akan Digugat ke Pengadilan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) melayangkan somasi kepada Gubernur Bali, Made Mangku Pastika, terkait dugaan pelanggaran AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) pembangunan jalan tol yang menghubungkan Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua. Jika somasi ini tak dihiraukan, Walhi akan membawa kasus ini ke pengadilan.
" Setelah somasi ini dilayangkan, kita akan tunggu 14 hari. Jika tidak dihiraukan atau ditanggapi, kita akan ajukan gugatan perdata atau pidana, terkait pelanggaran Amdal dan dampak-dampak pencemarannya," ujar Ketua Dewan Daerah Walhi Bali, I Wayan 'Gendo' Suardana, di Denpasar Bali, hari ini (18/10/2012).
Gendo menyatakan, somasi terpaksa dilayangkan karena selama ini pihak Pemprov Bali atau JDP tidak memberi respon memuaskan atas masukan dan kritik yang diajukan Walhi, terkait pelanggaran Amdal dalam pembangunan jalan tol Jalan Di atas Perairan (JDP) yang menghubungkan Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua.
"Kita tekankan, kita sama sekali tidak ada niat untuk menghambat pembangunan jalan tol JDP, tapi beresin dulu Amdalnya. Kenapa kegiatan pengurugan di tengah laut dan upaya perbaikan lingkungan setelah proyek selesai tidak ada di Amdal?, kenapa tidak dari dulu ini disertakan di Amdal, kenapa pembangunan jalan tol ini terus menerabas hutan bakau yang ada? Selama ini tidak ada penjelasan. Gubernur tidak melakukan tindakan apapun terkait perusakan lingkungan di proyek itu,"papar Gendo.
Sebelumnya, Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) melayangkan somasi kepada Gubernur Bali, Made Mangku Pastika. Selain kepada Pastika, somasi juga dilayangkan kepada empat Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yakni PT Jasa Marga, PT Pelindo III, Angkasa Pura I, Bali Tourism Development Corporation (BTDC). dan Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Bali.
Somasi itu sendiri dilayangkan atas dugaan pelanggaran AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) pembangunan jalan tol yang menghubungkan Benoa-Bandara Ngurah Rai-Nusa Dua. “Tuntutan kami gubenur harus mengevaluasi izin lingkungan dan apabila ditemukan pelanggaran maka harus dicabut. Gubernur juga dapat memberikan sanksi administratif hingga penyitaan alat berat, yang mana hal itu tak juga dilakukan,” katanya.
Karo Humas dan Protokol Pemprov Bali, I Ketut Teneng mengaku akan mempelajari terlebih dahulu somasi yang dilayangkan oleh Walhi. “Kami akan pelajari terlebih dahulu somasi yang dilayangkan, baru bisa memberikan keterangan terkait somasi itu,” kata Teneng.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan