Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pangdam IX Udayana : Pelaku Sedang Diusut POM
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, menegaskan oknum TNI Kopka Samuel Peoh yang diduga terlibat kasus penganiayaan sehingga mengakibatkan korban Kopka I Gusti Ngurah Swasariawan meninggal dunia, telah ditangani oleh Polisi Militer TNI.
Hal itu ditegaskan Pangdam usai memberikan Kuliah Umum Latsardikmil bagi para resimen mahasiswa di Rindam IX Udayana, Kediri, Tabanan, Senin (26/11/2012) . "Sudah kita urus, kita selidiki dan sedang diusut oleh POM (polisi militer). Sedang diproses dan menunggu hasil dari POM. Sekarang belum kita putuskan," tandas Pangdam seraya mengatakan akan mengabil tindakan tegas terhadap pelaku sesuai dengan hukum.
Sementara itu, dari hasil pemeriksaan terhadap korban Kopka I Gst Ngurah Swasariawan menyebutkan ada pendarahan di otak depan, luka di bibir karena robek, ada luka lebam di perut antara tulang iga kanan, dan lambung. Di sekitar kulit kepala ada bintik-bintik merah artinya ada pendarahan.
"Dugaan akibat benturan benda tumpul atau juga disebabkan karena benturan. Kemungkinan korban geger otak, sehingga menyebabkan korban meninggal dunia," jelas Kapendam IX/Udayana Kolonel Arm Wing Handoko saat mendampingi Pangdam IX Udayana. Sementara itu Samuel sudah dimintai keterangan di Denpom Kodam Udayana.
"Ini statusnya masih penyelidikan, kalau sudah ada indikasi kuat lanjut ke penyidikan," terangnya. Samuel, menyerahkan diri sekitar pukul 20.00 Minggu malam (25/11/2012) ke kesatuan Rindam Kodam udayana. Samuel kemudian dijemput Denpom guna dimintai keteranganya di Denpom Denpasar.
Juga beberapa saksi dan tiga cewek kafe serta beberapa orang yang diduga ada di TKP juga dimintai keterangan. Korban ditemukan tewas di areal pembangunan Kantor dinas pendidikan pemuda dan olah raga Tabanan, Minggu pagi (25/11). Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka di kepalanya.
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan sebelum ditemukan tewas, korban sempat cekcok dengan salah Ragil Yuliono mantan mandor di Kafe Citra, Kerambitan, Sabtu malam sekitar pukul 23.00 Wita.
Entah apa yang terjadi, salah satu anggota TNI Samuel mendatangi korban. Korban kemudian korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Selanjutnya korban dibawa ke bedeng proyek yang diangkut menggunakan mobil. Korban kemudian diletakan di triplek di TKP. Namun naas pagi harinya korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi dengan bersimbah darah. Diduga, korban meninggal sekitar pukul 03.00 Wita hari Minggu. Selanjutnya jenasah korban dibawa ke RSUP Sanglah guna diotopsi. Pihak kepolisian Tabanan telah memeriksa beberapa saksi. Namun untuk keterangan lebih lanjut penanganan diserahkan ke pihak TNI.
"Untuk keterangan pers informasi dari polres dan kodim langsung ke Kapendam IX Udayana karena kasus ini korban dan pelaku dari TNI," jelas Kapolres Tabanan AKBP Dekananto.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5926 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4647 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2613 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2270 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan