Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pangdam IX Udayana : Pelaku Sedang Diusut POM

Senin, 26 November 2012, 04:31 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Wisnu Bawa Tenaya, menegaskan oknum TNI Kopka Samuel Peoh yang diduga terlibat kasus penganiayaan sehingga mengakibatkan  korban  Kopka I Gusti Ngurah Swasariawan meninggal dunia, telah ditangani oleh Polisi Militer TNI. 

Hal itu ditegaskan Pangdam usai memberikan  Kuliah Umum Latsardikmil bagi para resimen mahasiswa  di Rindam IX Udayana, Kediri, Tabanan, Senin (26/11/2012) . "Sudah kita urus, kita selidiki dan sedang diusut oleh POM (polisi militer). Sedang diproses dan  menunggu hasil dari POM. Sekarang belum kita putuskan," tandas Pangdam seraya mengatakan akan mengabil tindakan tegas terhadap pelaku sesuai dengan hukum.

Sementara itu,  dari hasil pemeriksaan terhadap korban  Kopka I Gst Ngurah Swasariawan menyebutkan ada pendarahan di otak  depan, luka di bibir karena robek, ada luka lebam di perut antara tulang iga kanan, dan lambung. Di sekitar kulit kepala ada bintik-bintik  merah artinya ada pendarahan.

"Dugaan akibat benturan benda tumpul atau juga disebabkan karena benturan. Kemungkinan korban geger otak, sehingga menyebabkan korban meninggal dunia," jelas  Kapendam IX/Udayana Kolonel Arm Wing Handoko saat mendampingi Pangdam IX Udayana. Sementara itu Samuel sudah dimintai keterangan di Denpom Kodam Udayana.

"Ini statusnya masih  penyelidikan, kalau sudah ada indikasi kuat lanjut ke penyidikan," terangnya. Samuel, menyerahkan diri sekitar pukul 20.00 Minggu malam (25/11/2012) ke kesatuan Rindam Kodam udayana. Samuel kemudian dijemput Denpom guna dimintai keteranganya di Denpom Denpasar.

Juga beberapa saksi dan tiga cewek kafe serta beberapa orang yang diduga ada di TKP juga dimintai keterangan. Korban ditemukan tewas di areal pembangunan Kantor dinas pendidikan pemuda dan olah raga Tabanan, Minggu pagi (25/11). Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dengan luka di kepalanya.

Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan sebelum ditemukan tewas, korban sempat cekcok dengan salah Ragil Yuliono mantan mandor di Kafe Citra, Kerambitan, Sabtu malam sekitar pukul 23.00 Wita. 

Entah apa yang terjadi, salah satu anggota TNI Samuel mendatangi korban. Korban kemudian korban terjatuh dan tidak sadarkan diri. Selanjutnya korban dibawa ke bedeng proyek yang diangkut menggunakan mobil. Korban kemudian diletakan di triplek di TKP. Namun naas pagi harinya korban ditemukan sudah tidak bernyawa lagi dengan bersimbah darah. Diduga, korban meninggal sekitar pukul 03.00 Wita hari Minggu. Selanjutnya jenasah korban dibawa ke RSUP Sanglah guna diotopsi. Pihak kepolisian Tabanan telah memeriksa beberapa saksi. Namun untuk keterangan lebih lanjut penanganan diserahkan ke pihak TNI.

"Untuk keterangan pers informasi dari polres dan kodim  langsung ke Kapendam IX Udayana karena kasus ini korban dan pelaku dari TNI," jelas  Kapolres Tabanan AKBP Dekananto. 

 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami