Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pemkab Buleleng Tutup Usaha Penyulingan Daun Cengkeh
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pemerintah Kabupaten Buleleng memutuskan untuk menutup seluruh usaha penyulingan minyak daun cengkeh. Salah satu alasannya karena sebagian besar usaha penyulingan tersebut berada di daerah aliran sungai dan limbah dari usaha tersebut mencemari aliran sungai.
Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana dalam keteranganya usai diskusi lingkungan di Kantor Kadin Kereneng Denpasar (8/12/2012) mengatakan selain limbah penyulingan mencemari air sungai, usaha penyulingan minyak daun cengkeh dengan mengambil daun cengkeh tua yang jatuh ke tanah menyebabkan kurangnya humus bagi pohon cengkeh.
Selain itu pengambilan daun cengkeh tua yang jatuh ke tanah juga menyebabkan berkembangnya jamur akar putih pada akar pohon cengkeh. “Daun cengkeh mengandung eugenol, eugenol adalah salah satu zat untuk mengurangi penyebaran jamur akar putih yang saya khawatirkan nanti sistemik, sekarang contoh di kecamatan Busung Biu, sudah ada hampir 527 hektar ini sudah mulai kondisinya sekarat, “ ujar Putu Agus Suradnyana. Putu Agus Suradnyana menegaskan, penutupan usaha penyulingan daun cengkeh merupakan harga mati.
Mengingat selama ini produksi cengkeh di Kabupaten Buleleng per tahun mencapai 3800 ton. Sedangkan produksi cengkeh untuk Bali secara keseluruhan pertahun mencapai 4400 ton.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang