Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Longsor di Pupuan, Satu Korban Belum Ditemukan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Tanah longsor terjadi di wilayah Desa Karya Sari, Kecamatan Pupuan, Minggu petang (9/12/2012). Satu korban hingga Minggu malam belum ditemukan.
Tanah longsor ini disebabkan hujan deras yang mengguyur wilayah Desa Karya Sari, Kecamatan Pupuan, Minggu petang.Salah seorang warga, Wayan Landep (70) warga Banjar Karyasari Desa Karyasari, Kecamatan Pupuan diduga tertimpa longsor dan hingga berita ini dibuat belum ditemukan.
Sebelum tertimbun, korban sebelumnya berada di tegalan dan hendak berteduh di kubu. Saat itu hujan deras mengguyur Desa Karyasari sekitar pukul 16.00 wita. Korban bersama Ni Ketut Rinyu (60) saat itu berada di dalam kubu dan tak menyangka akan terkena tanah longsor. Tanah longsor juga menghanyutkan kubu tempat kedua orang tua itu berteduh. Tanah longsor langsung menuju Tukad (sungai) Yeh Melai yang tembus ke Yeh Mada dan Yeh Otan. Informasi longsornya kubu tempat kedua orang tua itu berteduh menyebar cepat. Beberapa warga berusaha mencari keberadaan korban. Istri korban Ni Ketut Rinyu dapat diselamatkan. Sementara korban Landep hingga berita ini dibuat pada Minggu malam belum ditemukan. Petugas PMI Tabanan, IB Mahendra yang langsung turun ke TKP membenarkan kejadian tersebut. "Kami sekarang masih mencari keberadaan korban," jelasnya yang dihubungi via telpon.
Sementara itu di Desa Sanda, Kecamatan Pupuan, tebing yang melintas di Desa Sanda longsor menutupi jalan. Akibatnya jalur lalu lintas Antosari-Pupuan-Singaraja macet.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3790 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1736 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang