Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pembangunan Hotel di Bali Tak Terkendali

Senin, 17 Desember 2012, 18:26 WITA Follow
Beritabali.com

google.com/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Kondisi pariwisata Bali di tahun 2013 diprediksi akan suram dan mengalami stagnasi. Pembangunan hotel di Bali yang tak terkendali dituding menjadi penyebab kondisi tersebut.

Hal ini disampaikan pengamat pariwisata Bali, Aloysius Purwa, di Denpasar, Senin (17/12/2012). Menurut Al Purwa, meski Bali masih memiliki daya tarik di mata wisatawan, namun kondisi pariwisata Bali kini digempur oleh pembangunan fasilitas pariwisata yang berlebihan. Pembangunan hotel di Bali saat ini seperti tak terbendung.

"Ijin pembangunan hotel di Bali saat ini begitu mudah. Hanya dengan memiliki luas tanah kurang dari 20 are, sudah bisa membangun sebuah hotel dengan ratusan kamar tanpa kebun, tidak ada parkir yang cukup,"ujarnya. Hotel seperti ini, sebut Al Purwa, kini banyak bertaburan di sekitar Jalan Raya Sunset Road, Jalan Raya Kuta, sampai daerah Kerobokan dan Seminyak.

"Katanya minimalis tapi 'ugly', pemberi ijinnya tidak punya 'taste' itu," tegas mantan Ketua Asosiasi Pariwisata Indonesia (Asita) Bali ini. Pembangunan hotel bintang tiga di Bali, ujar Al Purwa, akan membuat kondisi pariwisata Bali lebih suram lagi. "Kita tidak usah banyak kamar (hotel). Dari tamu yang kita perlukan dollarnya, revenuenya. Bali dijejali lebih banyak manusia lagi. Apakah revenuenya bertambah?. Apalagi tingkat okupansi hotel bintang tiga ke bawah rata-rata setahun sebesar 34 persen dan hotel bintang lima okupansinya hampir mencapai 70 persen."

 

"Untuk hotel bintang lima dan lima plus tidak ada masalah, karena mereka punya market yang cukup. Sebelum pembangunan kamar ini, kita sudah overload. Dengan suburnya pembangunan hotel, harga kamar nanti pasti akan turun,"imbuhnya. 
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/psk



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami