Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Investasi Hotel di Bali Bersumber dari Pencucian Uang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali mencurigai pendanaan pembangunan beberapa hotel di Bali bersumber dari kejahatan pencucian uang.
Kecurigaan tersebut didasarkan pada maraknya pembangunan hotel di Bali dengan investasi yang cukup besar, padahal jumlah kebutuhan kamar hotel di Bali sudah melebihi kebutuhan.
Ketua PHRI Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati dalam keteranganya di Renon (18/12/2012) menyatakan secara hitung-hitungan bisnis pembangunan hotel baru di Bali tidak masuk akal. Sebab dengan investasi yang cukup besar, tetapi harga kamar hotel yang ditawarkan sangat rendah.
“Kalau kita melihat nilai investasi dengan nilai jual yang ditawarkan kelihatannya tidak masuk akal dari segi bisnis, misalnya investasi Rp 6 miliar, kamar dijual Rp 300 ribu rupiah, itu sangat tidak mungkin, bagaimana mereka memperhitungkan break event pointnya,” papar Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati. Tjokorda Sukawati menyebutkan dari segi kepemilikan, sebagian besar hotel yang baru dibangun di Bali merupakan milik orang asing dengan mengatasnamakan orang lokal.
Tjok Sukawati menambahkan berdasarkan estimasi PHRI Bali jumlah kamar hotel di Bali mencapai 65.000 kamar, tetapi kenyataannya di lapangan jumlah kamar hotel di Bali mencapai lebih dari 98.000 kamar.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5941 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2626 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2281 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2222 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan