Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Buang Bayi, Ibu Kandung Ditangkap Polisi
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Sosok bayi berjenis kelamin perempuan ditemukan di seputaran Supermarket Carrefour di Jalan Sunset Road, Kuta, pada Rabu (02/01). Berselang beberapa jam kemudian, jajaran Polsek Kuta berhasil menangkap si ibu pembuang bayi tersebut berinisial Komang Kar (19).
Bayi malang itu ditemukan warga dalam kondisi masih hidup disemak semak. Selanjutnya warga membawa bayi tersebut ke RSUP Sanglah. Dalam penyelidikan jajaran buser Polsek Kuta, polisi mendapat informasi dari beberapa saksi yang diperiksa. “Ada saksi yang mengetahui ciri-ciri pembuang bayi tersebut dan kita tangkap,” jelas Kapolsek Kuta AKP Putu Dedi Ujiana, pada Rabu (02/01).
Setelah diselidiki, ibu kandung pembuang bayi bernama Komang Kar asal Bangli. Komang Kar yang bekerja disebuah restoran di Carrefour ditangkap saat polisi mendatangi mess restoran tempat tinggalnya. “Dia kita tangkap saat hendak mau bekerja,” beber Kapolsek.
Dari keterangan Komang Kar, dia mengaku bayi malang berjenis kelamin perempuan itu adalah hasil hubungan gelapnya bersama pacarnya. Ironinya, saat anaknya lahir, sang pacar pun kabur dan dia terpaksa membuangnya. Menurut mantan Kapolsek Nusa Dua itu, penemuan orok itu awalnya diketahui oleh salah seorang anggota Satlantas Polresta Denpasar. Di pembungkus bayi itu ada tulisan ’tolong rawat bayi ini.’
“Kita bawa bayi tersebut ke rumah sakit dan kita melakukan penyelidikan dan menangkap ibu yang membuang anaknya. Masih kita dalami keterangannya,” beber Kapolsek.
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 719 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman