Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Pastika Mulai Lancarkan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Made Mangku Pastika resmi meninggalkan PDIP setelah secara resmi diusung 8 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Bali Mandara (KBM). Dan Mangku Pastika pun mulai melancarkan serangan terhadap lawannya dalam Pilgub Bali Mei mendatang.
'Serangan' terhadap lawan politiknya dalam Pilgub Bali ini disampaikan Pastika saat acara deklarasi Koalisi Bali Mandara di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, kawasan Renon, Denpasar, Rabu (30/1/2013). Psy War terhadap lawan politiknya ini disampaikan Mangku Pastika, usai calon wakil gubernur Bali dari KBM, Ketut Sudikerta memberi kata sambutan.
"Saya senang sekarang punya Wakil Gubernur yang pintar bicara, Pak Sudikerta ini pintar bicara," ujar Pastika yang disambut tawa ribuan warga yang hadir di depan panggung. Pastika kemudian melanjutkan 'serangan' nya dengan mengatakan calon wakil gubernurnya saat ini merupakan sosok yang ganteng.
"Setelah saya amati, Pak Sudikerta ini lama-lama ganteng juga, jadi sekarang saya ada saingan karena sama-sama ganteng. Kalau dulu (wagubnya Puspayoga), saya tidak ada saingan,"ujar Pastika yang kembali disambut tawa riuh warga yang hadir.'Serangan' Mangku Pastika ini meski disampaikan lewat lelucon yang segar dan cerdas, namun memiliki makna yang dalam. Dan lelucon ini bisa langsung dimengerti oleh warga yang hadir, bahwa itu ditujukan kepada lawan politiknya Anak Agung Puspayoga.
"Beh, ini sudah nyerang Pak Puspayoga (wagub Bali)," ujar seorang warga yang hadir. 'Serangan' Pastika terhadap lawan politiknya ini disampaikan setelah sebelumnya ia memberi pidato terkait proses pilgub Bali. Dalam pidatonya, Pastika berpesan kepada seluruh pendukungnya yang tergabung dalam koalisi dan juga para relawan agar menjaga pilkada Bali tetap aman dan damai.
"Saya minta dalam proses pilkada nanti agar santun, beradab, tidak merusak perdamaian yang ada di Bali. Banyaknya koalisi yang ikut bergabung, bukan jaminan pasti menang, tidak menjamin jumlah besar ini akan menang, kalau dalam menjalankannya ada hal-hal yang tidak baik,"ujarnya.
"Proses demokrasi ini harus tidak boleh pakai uang, kekerasan, dan 'black campaign' yang merusak orang lain. Kita ingin dipilih secara bermartabat dan tidak tercela. Saya juga mohon dengan hormat, jangan menaikkan diri dengan cara menjelekkan orang lain. Itu tidak bermartabat dan bukan ciri orang Bali. Ikuti proses ini dengan sebaik-baiknya, jaga Bali agar tetap aman dan kondusif," imbuhnya.
Pastika dan Puspayoga sebelumnya memang dikhabarkan tidak cocok. Menjelang Pilgub Bali Mei 2013, Gubernur dan Wakil Gubernur Bali ini makin terlihat tidak harmonis dan sudah sering melancarkan 'serangan' dengan caranya masing-masing.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 426 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 368 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 357 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang