Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 2 Oktober 2026
Pastika Mulai Lancarkan
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Made Mangku Pastika resmi meninggalkan PDIP setelah secara resmi diusung 8 partai politik yang tergabung dalam Koalisi Bali Mandara (KBM). Dan Mangku Pastika pun mulai melancarkan serangan terhadap lawannya dalam Pilgub Bali Mei mendatang.
'Serangan' terhadap lawan politiknya dalam Pilgub Bali ini disampaikan Pastika saat acara deklarasi Koalisi Bali Mandara di Monumen Perjuangan Rakyat Bali, kawasan Renon, Denpasar, Rabu (30/1/2013). Psy War terhadap lawan politiknya ini disampaikan Mangku Pastika, usai calon wakil gubernur Bali dari KBM, Ketut Sudikerta memberi kata sambutan.
"Saya senang sekarang punya Wakil Gubernur yang pintar bicara, Pak Sudikerta ini pintar bicara," ujar Pastika yang disambut tawa ribuan warga yang hadir di depan panggung. Pastika kemudian melanjutkan 'serangan' nya dengan mengatakan calon wakil gubernurnya saat ini merupakan sosok yang ganteng.
"Setelah saya amati, Pak Sudikerta ini lama-lama ganteng juga, jadi sekarang saya ada saingan karena sama-sama ganteng. Kalau dulu (wagubnya Puspayoga), saya tidak ada saingan,"ujar Pastika yang kembali disambut tawa riuh warga yang hadir.'Serangan' Mangku Pastika ini meski disampaikan lewat lelucon yang segar dan cerdas, namun memiliki makna yang dalam. Dan lelucon ini bisa langsung dimengerti oleh warga yang hadir, bahwa itu ditujukan kepada lawan politiknya Anak Agung Puspayoga.
"Beh, ini sudah nyerang Pak Puspayoga (wagub Bali)," ujar seorang warga yang hadir. 'Serangan' Pastika terhadap lawan politiknya ini disampaikan setelah sebelumnya ia memberi pidato terkait proses pilgub Bali. Dalam pidatonya, Pastika berpesan kepada seluruh pendukungnya yang tergabung dalam koalisi dan juga para relawan agar menjaga pilkada Bali tetap aman dan damai.
"Saya minta dalam proses pilkada nanti agar santun, beradab, tidak merusak perdamaian yang ada di Bali. Banyaknya koalisi yang ikut bergabung, bukan jaminan pasti menang, tidak menjamin jumlah besar ini akan menang, kalau dalam menjalankannya ada hal-hal yang tidak baik,"ujarnya.
"Proses demokrasi ini harus tidak boleh pakai uang, kekerasan, dan 'black campaign' yang merusak orang lain. Kita ingin dipilih secara bermartabat dan tidak tercela. Saya juga mohon dengan hormat, jangan menaikkan diri dengan cara menjelekkan orang lain. Itu tidak bermartabat dan bukan ciri orang Bali. Ikuti proses ini dengan sebaik-baiknya, jaga Bali agar tetap aman dan kondusif," imbuhnya.
Pastika dan Puspayoga sebelumnya memang dikhabarkan tidak cocok. Menjelang Pilgub Bali Mei 2013, Gubernur dan Wakil Gubernur Bali ini makin terlihat tidak harmonis dan sudah sering melancarkan 'serangan' dengan caranya masing-masing.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 308 Kali
Rumah Warga di Tembuku Bangli Terbakar, Kerugian Rp200 Juta
Dibaca: 236 Kali
Bandara Ngurah Rai Layani 15,5 Juta Penumpang hingga Agustus 2026
Dibaca: 215 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 205 Kali
Desak Rita Raih Emas dan Pecahkan Rekor Asian Games 2026
Dibaca: 193 Kali
ABOUT BALI
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar