Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Keluarga Korban Bom Bali Rayakan Valentine di Ground Zero
BERITABALI.COM, BADUNG.
Korban dan keluarga korban bom Bali yang tergabung dalam Paguyuban Isana Dewata merayakan hari valentine atau hari kasih sayang di monument kemanusian bom Bali atau Ground Zero Kuta Bali. Perayaan valentine dilakukan dengan membagikan bunga dan coklat kepada pengguna jalan termasuk wisatawan.
Ketua Isana Dewata Luh Erniati mengungkapkan perayaan valentine dilakukan untuk menebarkan kasih sayang sesame manusia. Mengingat tragedy yang terjadi selama ini, termasuk tragedy bom Bali akibat adanya benih-benih kebencian.
“Tragedi yang pernah terjadi, yang membuat kita kehilangan orang-orang yang kita cintai, itu adalah atas dasar adanya kebencian, atas dasar adanya kemarahan, jadi akan timbul keinginan untuk pembunuhan, saling menyakiti dan lain-lainnya, maka dari itu di hari kasih sayang ini kita ingin menunjukkan kepada semua orang bahwa amatlah penting adanya rasa kasih itu” tutur Luh Erniati
Luh Erniati menyerukan untuk saling menyebarkan rasa kasih sayang antar sesame guna mewujudkan perdamaian. Selain membagikan bunga dan coklat kepada pengguna jalan, korban dan keluarga korban bom Bali juga menggelar doa bersama di monument kemanusian bom Bali.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3010 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2064 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2033 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun