Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Stok VAR Kosong, Korban Gigit Anjing Kecewa

Rabu, 13 Maret 2013, 15:14 WITA Follow
Beritabali.com

google.com (ilustrasi)

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Korban gigit anjing pada hari raya pengerupukan dan Nyepi (12/3) merasa kecewa. Karena Vaksin Anti Rabies (VAR) yang dicari di BRSUD Tabanan  habis. Mereka pun harus mencari di RSUD Badung yang berlokasi di Desa Kapal, Kecamatan Mengwi,Kabupaten Badung.

Ada sekitar belasan warga Tabanan yang digigit anjing pada hari Pengerupukan dan Hari Raya Nyepi, Selasa (12/3).  Saat berobat ke BRSUD Tabanan untuk mendapatkan suntikan VAR Mereka tidak terlayani karena sejak pertenganah Februari stok VAR di BRSUD Tabanan habis. “Kami merasa kecewa tidak mendapatkan suntikan VAR  di BRSUD Tabanan. Menurut petugas stoknya habis,” jelas salah satu korban gigitan anjing.

Direktur BRSUD Tabanan, dr Nyoman Susila, Rabu (13/3) membenarkan stok vaksin anti rabies habis. Dikatakan, habisnya stok VAR sejak pertengahan Februari 2013 lalu. “Benar stok VAR di BRSUD Tabanan habis, Kita pun belum mendapatkan kiriman dari Dinas Kesehatan karena kita sifatnya menyalurkan saja. Sedangkan Kadis Kesehatan merupakan pihak yang mengirimkan kepada kita,” jelas Susila seraya menyarankan untuk menghubungi Kadis Kesehatan.

 

Sementara itu Kadis Kesehatan Tabanan dr  I Nyoman Suratmika menegaskan penyebab habisnya VAR di Tabanan  karena tingginya kasus gigitan anjing. “Mudah-mudahan bulan April pengadaan VAR di provinsi sudah bisa terealisasi,” jelas Suratmika. 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/nod



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami