Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pembuat Ogoh-Ogoh Anas Digantung Minta Maaf
BERITABALI.COM, TABANAN.
Pembuat Ogoh-Ogoh mirip Anas minta maaf. Ini Setelah ogoh-ogoh mirip Anas Urbaningrum yang dibuatnya menyulut kontroversi.
Permintaan maaf itu disampaikan pembuat ogoh-ogoh, Nyoman Tenaya (41). Permintaan maaf ini disampaikan setelah banyak pihak yang menyatakan keberatan atas ogoh-ogoh yang dibuatnya, di wilayah Banjar Dangin Puri, Denpasar Timur.
"Sejak ogoh-ogoh buatan saya diangkat ke media, banyak pihak yang mendatangi rumah saya, baik dari aparat pemerintahan, desa, partai politik hingga TNI dan Polri,"jelasnya, Rabu (13/3/20130.
Ogoh-ogoh mirip Anas digantung di tugu monas ini, dinilai bisa memancing kerawanan dan dipolitisasi sehingga bisa menjurus ke isu SARA.
Petinggi Partai Demokrat yang juga kolega Anas, Gede Pasek Suardika, juga sempat menghubungi Tenaya dan mempertanyakan maksud dan tujuan pembuatan ogoh-ogoh mirip Anas yang dibuatnya.
"Pak Anas setelah mendapat penjelasan dari Pasek tentang maksud pembuata patung raksasa tersebut, tidak mempersalahkan jika ada ogoh-ogoh dibuat menyerupai dirinya. Pak Anas bilang tidak masalah, cuma yang diingatkan hal ini bisa ditunggangi pihak tertentu sehingga dikhawatirkan bisa berkembang lebih besar lagi," katanya.
Tenaya menyatakan sudah meminta maaf kepada Anas lewat Pasek atas pembuatan ogoh-ogoh mirip mantan Ketum DPP PArtai Demokrat.
"Sebenarnya tidak ada maksud saya ke arah sana (politik), ogoh-ogoh ini murni seni kreativitas, sebagai bentuk kritik saya melihat kasus korupsi di Indonesia," ujarnya.
Reporter: Kominfo NTB
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang