Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
BRMC Sepakati Pembentukan Pokja Perdagangan Manusia
BERITABALI.COM, BADUNG.
Konferensi regional tingkat menteri di Bali (BRMC) tentang penyelundupan manusia, perdagangan manusia dan kejahatan transnasional dalam pertemuannya di Nusa Dua Bali sepakat untuk membentuk kelompok kerja (pokja) perdagangan manusia.
Pembentukan Pokja perdagangan manusia merupakan langkah penting dalam upaya membuat aksi bersama dalam penanganan perdagangan manusia. Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa menyatakan selain menyetujui pembentukan pokja, 49 negara anggota BRMC juga menyetujui adanya kantor perwakilan regional.
Menurut Marty Natalegawa, kantor tersebut fungsinya untuk mendukung kegiatan operasional yang berkaitan dengan Bali Process. “Kantor RSO (regional Support Office) yang di Bangkok akan menjadi salah satu entitas yang akan menindaklanjuti hasil-hasil yang dicapai pada pertemuan di Bali ini,”kata Marty Natalegawa. Marty Natalegawa berharap kesepakatan ini menjadi langkah kedepan dalam penanggulangan penyelundupan manusia, perdagangan manusia dan kejahatan transnasional.
Forum BRMC didirikan di Bali melalui penyelenggaraan BRMC 1 pada tahun 2002. BRMC menjadi satu-satunya forum untuk membahas mekanisme kawasan dalam penanggulangan kejahatan penyelundupan manusia dan perdagangan manusia dengan melibatkan negara asal, negara transit dan negara tujuan.
Reporter: bbn/mul
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 934 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 773 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 589 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 550 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik