Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Mudarta: Sebaiknya Anas dan Loyalisnya Buat Partai Baru
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Terkait rencana Mantan Ketua DPC Partai Demokrat Cilacap, Tri Dianto yang akan membuat Kongres Luar Biasa (KLB) tandingan, Ketua DPD Demokrat Bali berpandangan sebaiknya Tri Dianto tidak perlu repot-repot melakukan hal itu.
Bagi Mudarta yang sebelumnya menjadi Ketua KLB di Sanur Bali beberapa waktu lalu itu, kader Demokrat yang tidak puas dengan hasil KLB dan sudah merasa tidak nyaman bersama partai asuhan SBY sebaiknya bikin partai baru. "Tidak perlu repot-repot buat KLB tandingan. Dari pada ngerecoki sebaiknya Anas, Tri Dianto serta loyalis Anas lainnya membuat partai sendiri" ujarnya, ketika ditemui di Sanur Denpasar, Selasa (2/4/2013).
Mudarta justru membantah tudingan Tri Dianto yang menyatakan Demokrat kini jadi partai orangtua. Menurutnya, semua hasil KLB sudah demokratis karena berdasarkan hasil musyawarah mufakat pengurus dan kader Demokrat baik dipusat maupun didaerah. Pengurus yang berusia muda juga banyak di Demokrat seperti Ibas dan lainnya.
"SBY sebagai Ketum, Syarief Hasan sebagai Ketua Harian, EE Mangindaan sebagai dewan pembina, serta Marzuki Alie jadi ketua majelis tinggi adalah usulan Ketua DPD dari seluruh Indonesia," tegasnya.
Mudarta juga mempersilahkan langkah kader Demokrat yang mempermasalahkan KLB yang dinilai tidak sesuai dengan anggaran dasar anggaran rumah tangga (AD/ART) Partai Demokrat. "Dalam anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga ada kok tertuang dan diperbolehkan KLB.
Saya hafal betul AD/ART partai, jadi kalau yang mempermasalahkan KLB dan lainnya tolong baca baik-baik AD/ART partai," pintanya. Mudarta justru mempertanyakan posisi Sekretaris Departemen Penanggulangan Teror DPP Demokrat yang dijabat Andy Soebjakto Molanggato. Sepengetahuan Mudarta tidak ada posisi Sekretaris Departemen Penanggulangan Teror dalam Demokrat. "Setahu saya jabatan Sekretaris Departemen Penanggulangan Teror dalam Demokrat tidak ada.
Biasanya organisasi dipusat biasanya ada turunannya didaerah. Kalau pun memang ada jabatan itu dipusat berarti tidak pernah bekerja karena penangulangan teror sudah ditangani polisi," jelasnya.
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2011 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun