Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
230 Siswa SMP di Bali Tidak Lulus UN
denpasar
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga Provinsi Bali AAN Gede Sujaya menyatakan sebanyak 230 siswa tidak lulus dalam Ujian Nasional (UN) SMP di Propinsi Bali tahun ajaran 2012/2013.
Berdasarkan tingkat kelulusan UN SMP Provinsi Bali mencapai 99,61 persen atau 59.177 siswa dari 59.407 siswa yang mengikuti UN. Sujaya mengaku bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, presetasi kelulusan tahun ini mengalami kemunduran sekalipun tidak signifikan karena jumlah peserta ujian meningkat di tahun 2013.
Menurut Sujaya, persentase kelulusan tahun sebelumnya mencapai 99,97 persen sehingga tahun ini mengalami penurunan menjadi 99,61 persen. "Jumlah peserta tahun lalu lebih sedikit bila dibandingkan dengan tahun 2013. Sekalipun pesertanya lebih sedikit dari tahun sebelumnya, namun tetap saja ada kemunduran persentase kelulusan mendekati lebih dari 10 persen," ujarnya, dalam keterangan resminya di Kantor Disdikpora Bali, Jumat (31/5/2013).
Lebih jauh Sujaya menjelaskan, dari 230 siswa yang tidak lulus, jumlah terbanyak berasal dari siswa di Buleleng mencapai 182 orang. Menurutnya, dari kondisi siswa di Buleleng umumnya terutama beberapa sekolah dengan jumlah siswa tidak lulus terbanyak sangat lemah. "Seharusnya dengan kondisi kemampuan akademis yang sangat lemah dan siswa harus sekolah ke SMP LB tetapi dipaksa ke sekolah reguler," jelasnya.
Selain itu, kata Sujaya, faktor lain yang ikut memicu tingkat kelulusan di Kabupaten Buleleng adalah akibat kondisi sosial ekonomi keluarga siswa di beberapa wilayah Bali utara tersebut. "Banyak orang tua disana yang memaksa anaknya untuk mencari nafkah. Mereka disuruh menggembala sapi, kerja sebagai buruh tani sehingga waktu untuk belajar dan bersekolah sangat kurang," paparnya.
Beberapa sekolah SMP dengan yang jumlah siswa tidak lulus terbanyak di Buleleng antara lain, SMP Negeri 1 Kubutambahan sebanyak 43 orang tidak lulus dari 274 orang, SMPN 3 Gerokgak edikitnya 27 orang tidak lulus dari 127 orang, SMPN 2 Kubutambahan mencapai 23 orang tidak lulus 247 orang. Serta SMPN 2 Sukasada dari 186 siswa sebanyak 10 orang tidak lulus.
"Kita perlu evaluasi secara menyeluruh mulai dari sarana, pendanaan, tenaga guru dan seterusnya, harus terus dievaluasi kembali. Apa mungkin ada juga semacam diklat guru terutama mata pelajaran yang menjadi penyebab banyak siswa yang tidak lulus," dalihnya. (dws)
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5900 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2238 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan