Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 2 Juli 2026
Patung Oleg Perunggu Diganti Patung Berbahan Beton
Tabanan
BERITABALI.COM, TABANAN.
Usia patung Oleg Tamulingan dan Pendet di jalan Pahlawan yang terbuat dari perunggu yang belum berumur enam bulan, kini diganti dengan patung berbahan beton.
Padahal patung yang sebelumnya itu dibuat oleh seniman Tabanan yang bermukim di Jogjakarta itu kelihatan klasik.
Tokoh masyarakat yang juga anggota DPRD Tabanan, Ketut Bagia Asmara, Senin (10/6) menyayangkan aksi pergantian patung itu. Sebab patung sebelumnya dibongkar dan diganti patung yang baru.
Yoga Bagia juga menilai pembongkaran patung dan pembuatan patung yang baru itu sebagai proyek buang-buang duit. Selain patung, politisi kelahiran Desa Pandak Bandung, Kecamatan Kediri ini juga protes dengan tamanisasi di jalan Pahlawan, tempat patung tersebut. Taman itu juga dinilai buang-buang anggaran dan tanaman yang dipasang tak sesuai untuk keindahan.
Sebelumnya patung Tari Oleg Tamulilingan dipasang di bagian timur jalan Pahlawan, atau pintu masuk kawasan kantor Bupati Tabanan. Sementara patung Tari Pendet dipasang di bagian barat jalan Pahlawan, tepatnya di depan kantor bupati.
Pemasangan patung Tari Pendet ini sebelumnya juga sempat menuai keluhan masyarakat karena mengorbankan trafict light di simpang empat jalan Pahlawan – Diponogoro tersebut.
Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Tabanan, Gusti Ngurah Supanji membantah pergantian patung itu buang-buang anggaran.
“Memang benar diganti, patung yang lama itu akan dipasang di tempat lain. Sekarang masih dicarikan tempat, dipasang di rumah jabatan atau di belakang kantor bupati,” ungkap Supanji.
Kenapa diganti, mantan Camat Marga ini tak memberi jawaban tegas. “Ngga ada istilah buang-buang anggaran untuk hal-hal seni. Cuma tempatnya saja dipindahkan, yang penting kan digunakan,” tegasnya.
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun